Keistimewaan Orang yang Meninggal di Bulan Ramadan, Benarkah Langsung Masuk Surga?

Jakarta, GPriority.co.id – Pernahkah anda mendengar bahwa seorang umat muslim yang meninggal di bulan Ramadan akan langsung masuk sruga? Namun, apakah hal ini sepenuhnya benar? Dan apa saja keistimewaan dari orang yang meninggal di bulan Ramadan ini? Simak penjelasannya berikut ini.

Bulan Ramadan merupakan bulan suci yang penuh dengan keberkahan dan mendatangkan banyak pahala dari setiap amal yang dilakukan. Karena begitu istimewa, bahkan Allah juga memerintahkan para malaikat-Nya untuk menutup pintu neraka selama bulan Ramadan.

Atas dasar inilah, dikatakan bahwa orang yang meninggal selama bulan Ramadan, akan langsung masuk ke dalam surga.

Berikut ini keistimewaan orang yang meninggal di bulan Ramadan :

1. Allah ampuni segala dosanya

Allah akan mengampuni segala dosa hamba-Nya yang meninggal di bulan Ramadan. Namun, dalam hal ini adalah hamba Allah yang benar-benar beriman dan bertaqwa kepada Allah selama masa hidupnya.

2. Menerima imbalan pahala besar

Hal ini didasarkan pada surat dalam Al-Qur’an berikut ini :

“Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki atau perempuan, dalam keadaan beriman, niscaya Kami akan membuat dia mendapat kehidupan yang baik, dan niscaya Kami akan memberi mereka pahala [di akhirat] sesuai dengan kebaikan yang mereka kerjakan. ” ( QS.An-Nahl: 97 )

3. Bisa masuk surga

Orang yang meninggal dalam keadaan puasa pada bulan Ramadan, Allah janjikan akan masuk surga-Nya. Hal ini berdasarkan hadis berikut :

“Barangsiapa yang berpuasa sehari hanya mengharapkan keridhaan Allah dan meninggal dalam keadaan itu, maka dia masuk surga.” (HR. Ahmad Hudzaifah, RA).

4. Dianggap sebagai mati syahid

Umat islam yang meninggal di bulan Ramadan, dianggap mati syahid. Orang yang mati syahid,akan didampingi oleh para malaikat. Golongan orang yang mati syahid selain meninggal di bulan Ramadan, antara lain adalah orang yang memperjuangkan kebenaran, mereka yang terkena penyakit, meninggal karena musibah atau bencana.

5. Terbebas dari azab Allah SWT.

Seseorang yang meninggal di bulan Ramadan juga akan terbebas dari azab Allah. Dalam hal ini, adalah umat muslim yang memeluk agama islam dan menjalankan ibadah puasa. Sedangkan orang kafir, akan tetap mendapat azab dari Allah.

Lalu, apakah orang yang meninggal di bulan Ramadan akan otomatis masuk surga?

Perbedaan orang yang meninggal di bulan Ramadan adalah, orang yang meninggal dalam keadaan puasa sedang mengerjakan amal shaleh dan meninggal dalam keadaan husnul khotimah.

Menurut hadits yang dijelaskan oleh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin melalui kitab Fatawaa ash-Shiyam, dibukanya pintu surga selama bulan Ramadan merupakan motivasi bagi manusia untuk beramal shaleh dan memudahkannya masuk surga. Sedangkan pintu neraka ditutup agar orang yang berbuat dosa tidak masuk ke pintu tersebut dan meninggalkan segala perbuatan yang menyebabkannya berdosa.

Kesimpulannya, setiap orang yang meninggal di bulan Ramadhan akan tetap di hisab dan bukan berarti langsung masuk surga Allah. Mereka yang meninggal di bulan Ramadan akan tetap diperhitungkan amal baiknya semasa hidup.

Dengan demikian, meninggal di bulan Ramadan tidak bisa menjadi tolak ukur seseorang masuk surga.

Foto : BliBli Friends