Jakarta, GPriority.co.id – Di tengah memanasnya situasi di kawasan Timur Tengah, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji (Kemenhaj), mengimbau jemaah umrah yang berangkat dalam waktu dekat, untuk menunda keberangkatannya hingga situasi kembali kondusif.
Dilansir dari rilis resminya pada Senin (2/3), Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menekankan jika langkah tersebut dilakukan guna memastikan keamanan WNI.
“Mempertimbagnkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan ekskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Wamenhaj di Jakarta, Minggu (1/3) kemarin.
Di samping itu, Kemenhaj juga meminta seluruh jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi beserta keluarga di Tanah Air, untuk tetap tenang dan tidak panik.
Kemenhaj telah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri RI dan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, beserta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), guna memastikan jemaah yang mengalami penundaan kepulangan agar dapat ditangani dengan baik.
Dengan banyaknya berita yang bersliweran di media sosial, pemerintah meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi dari sumber yang tidak kredibel. Masyarakat diminta untuk terus memantau dari sumber resmi pemerintah, agar terhindar dari berita yang simpangsiur hingga menimbulkan keresahan.
Sementara itu, berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini belum berdampak pada persiapan yang sedang berjalan. Tahapn perencanaan dan koordinasi tetap berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Di akhir imbauannya, Wamenhaj menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah dan mengambil langkah yang diperlukan, serta memastikan perlindungan secara maksimal bagi jemaah.
“Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jamaah,” tutup Wamenhaj.
