Kemeriahan INACRAFT 2019

Jakarta,Gpriority-INACRAFT 2019 merupakan penyelenggaraan yang ke-21.
“Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1999 perkembangan semakin baik dengan banyaknya peserta yang menempati booth yang berasal dari berbagai daerah,”tutur Wakil Ketua Umum ASEPHI Gusmardi saat membuka acara di Asembly Hall JCC pada Rabu (24/4)

Lebih lanjut dikatakan Gusmardi, Transaksi ekspor pada tahun 2018 mencapai 12 juta USD. Dan tahun ini ditargetkan sebesar 13 hingga 14 USD.
Gusmardi juga mengatakan Icon INACRAFT 2019 adalah Provinsi Jakarta dan Maroko sebagai Country of honor yang pertama. Sebagai informasi dipilihnya Maroko karena sebagai sister City dengan Jakarta.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada penyelenggaraan lNACRAFT 2019 juga akan diselenggarakan lNACRAFT Award sebagai program unggulannya, dimana produk kerajinan UKM yang dipamerkan akan dinilai oleh 12 orang juri untuk mendapatkan penghargaan paling bergengsi dari Pameran lNACRAFT yang akan dianugerahkan pada tanggal 26 April 2019. Kegiatan Penghargaan bidang kerajinan ini mengadaptasi konsep pemilihan produk unggul dari 7 kategori produk berdasarkan banan baku utama (Keramik, Serat Alam, Kayu, Batu-batuan, Logam, Tekstil dan bahan baku lainnya termasuk recycle) yang dibuat UNESCO dan kemudian diperluas oleh World Craft Council dan istimewanya sejak 2016 ASEPHI telah meningkatkan sisten penilaian dan penjurian dengan konsep digital.

INACRAFT 2019 juga akan menggelar ASEPHI Emerging Award, INACRAFT Best Booth Award, Craft Workshop, Trunk Show dan Seminar dan Craft Forum & Workshop sebagai bagian dari tema utama program ”Bold, Bright & Beautiful lndonesia Jewelry: A Handmade Heritage to Modern Aesthetic” yang menaungi seluruh rangkaian acara selama pameran berlangsung bermanfaat bagi peserta dan memberikan informasi bagi pengunjung dan membangun jejaring dan memperluas bisnis semua stakeholder kerajinan.(Hs.Foto:Hs)

Related posts

Leave a Comment