Jakarta, GPriority.co.id – Pagelaran Indonesia Research and Innovation Expo (INARI Expo) kembali dilaksanakan. Diusung oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama PT INTI Indonesia Makmur, tahun ini INARI Expo 2025 berfokus ke AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan.
Ditemui wartawan selepas acara opening ceremony INARI Expo 2025, Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko menyebut pelaksanaan pameran tersebut bertujuan untuk mengintegrasikan riset hingga industri dari hulu ke hilir.
“Ini juga didukung oleh teknologi informasi, khususnya AI. Jadi tema tahun ini akan lebih fokus ke AI, karena kita ingin memperkuat industri nasional kita melalui pengembangan produk yang berbasis riset. Jadi tahun-tahun berikutnya kita akan terus kolaborasi,” ujar Handoko.
Selanjutnya Handoko mengatakan para pelaku usaha berkesempatan mendapat insentif berupa tes riset hingga 300 persen untuk melakukan aktivitas riset yang berujung pada pengembangan produk barunya.
“Jadi minimal 100 persen, maksimal 300 persen. Pada kesempatan ini kita ingatkan kembali kepada teman-teman industri bahwa pemerintah sudah memberikan insentif tersebut sejak beberapa tahun lalu. Semoga lewat pameran ini kebijakan tersebut dapat lebih digaungkan. Mungkin ke depan juga ada coaching clinic dengan Kemenperin,” jelasnya.
Handoko menyebut, setiap tahun terdapat belasan yang mengajukan riset sejak tahun 2019.
“Ke depannya kami ingin memfasiltiasi industri untuk bisa mengembangkan produk berbasis riset degnan memanfaatkan riset dan fasilitas yang ada di BRIN, termasuk teman-teman dari kampus. Karena mereka banyak yang risetnya di BRIN Juga ya saat ini. Sehingga otomatis dia bisa melakukan research space produk development tanpa investasi yang besar,” tutur Handoko.
