Khabib Nurmagomedov Diusir Dari Pesawat, Benarkah Ada Indikasi Diskriminasi?

Khabib Nurmagomedov Diusir Dari Pesawat, Benarkah Ada Indikasi Diskriminasi? Khabib Nurmagomedov Diusir Dari Pesawat, Benarkah Ada Indikasi Diskriminasi?

Jakarta, GPriority.co.id – Sebuah video viral memperlihatkan mantan juara UFC, Khabib Nurmagomedov yang diusir dari pesawat karena duduk dekat pintu darurat.

Mantan juara UFC, Khabib Nurmagomedov, mengalami insiden kurang mengenakkan saat diusir dari pesawat Frontier Airlines di Bandara Internasional Harry Reid, Las Vegas, Sabtu (11/1) lalu.

Insiden ini terjadi karena perselisihan tempat duduk di baris pintu darurat, di mana pramugari mempertanyakan kemampuannya memahami bahasa Inggris sesuai kebijakan maskapai.

Meskipun Khabib telah mengonfirmasi kemampuannya berbahasa Inggris, ia tetap diminta pindah kursi atau meninggalkan pesawat.

Merasa diperlakukan tidak adil, Khabib dan rekan-rekannya memilih turun dari pesawat, dan akhirnya terbang dengan maskapai lain.

Dalam klarifikasinya melalui media sosial, Khabib menilai tindakan pramugari tersebut kasar dan mempertanyakan apakah ada unsur bias rasial atau kebangsaan dalam kejadian itu.

Insiden ini menjadi perhatian publik setelah video pengusiran Khabib viral, serta pernyataan dukungan dari Council on American-Islamic Relations (CAIR) yang menyerukan penyelidikan terhadap kebijakan maskapai.

Insiden ini mencuat di tengah persiapannya mendukung rekan-rekannya pada UFC 311, di mana ia tetap menjaga sikap tenang dan profesional meskipun menghadapi perlakuan yang dianggap tidak adil.

Siapa Khabib Nurmagomedov?

Khabib Nurmagomedov lahir dengan nama asli Khabib Abdulmanapovich Nurmagomedov, pada 20 September 1988.

Atlet yang mempunyai sebutan The Eagle itu merupakan arsitek Combat Sambo yang dua kali meraih Juara UFC kelas ringan.

Saat ini Khabib Nurmagomedov memegang rekor tak terkalahkan terpanjang di MMA, dengan 29 kemenangan, dan tetap tak terkalahkan dalam MMA profesional.

Fakta menariknya, Khabib Nurmagomedov merupakan orang Rusia pertama dan Muslim pertama yang memenangkan gelar UFC.

Ia semakin disorot usai bertanding melawan Conor McGregor di UFC 229. Pertandingan tersebut bahkan menarik 2,4 juta penonton berbayar, dan menjadi yang paling banyak untuk acara MMA.

Hingga 2 Januari 2019 lalu, Khabib Nurmagomedov bertengger di peringkat 3 UFC pon per pon.

Foto : The Daily Post