Kunjungi PBNU, Menag Diskusi Banyak Soal Pendidikan Agama

Kunjungi PBNU, Menag Diskusi Banyak Soal Pendidikan Agama Kunjungi PBNU, Menag Diskusi Banyak Soal Pendidikan Agama

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan kunjungan ke kantor PBNU pada Selasa (11/3). Dalam agendanya tersebut, Nasaruddin Umar melakukan diskusi terkait pendidikan agama.

Menag mengakui, kunjungan tersebut dilakukan untuk mencari input-input demi kemajuan bangsa, terutama dalam bidang pendidikan agama di tanah air.

Dalam kesempatan tersebut, ada beberapa konsep pendidikan agama yang disepakati oleh pihak Kementerian Agama maupun PBNU. Diantaranya terkait kurikulum cinta.

“Kurikulum cinta itu bagaimana para guru mengajarkan cinta terhadap anak-anak didiknya, bukan mengajarkan perbedaan apalagi kebencian antar satu sama lain. Karena negara yang plural seperti Indonesia ini riskan kalau terkait perbedaan,” ucap Nasaruddin Umar.

Selanjutnya, pihak Kemenag dan PBNU juga menggagas ekoteologi, yang mempelajari hubungan antara agama dan alam, terkhusus dalam konteks lingkungan.

“Maka itu kita mencoba menciptakan suatu konsep etos kebangsaan yang ramah terhadap lingkungan. Selain itu kita juga menggagas nasionalisme. Bagaimana mengedepankan dan mempromosikan nasional itu dengan bahasa agama, agama apapun. Kita bisa jadi 100 persen Islam, tetapi juga bisa jadi 100 persen Indonesia,” ucap Nasaruddin.

Dorong Moderasi Beragama di Indonesia

Terakhir, Kementerian Agama dan PBNU juga membahas terkait kerukunan terutama dalam konteks moderasi ber-agama.

“Moderasi beraagama itu artinya bagaimana menciptakan suatu masyarakat yang dapat hidup bersama-sama atau berdampingan, tanpa adanya gangguan satu sama lain. Ini dilakukan agar supaya dapat meningkatkan kualitas kebangsaan kita,” ucap Nasaruddin Umar.

Sebagai informasi, dalam agenda pertemuan tersebut turut hadir Ketua PBNU, Yaqut Cholil Tsaquf dan para jajarannya.

Editor: Novita Intan

Foto : GPriority/Nindya F. Azzahrah