Jakarta, GPriority.co.id – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, akui telah menerbitkan izin Bandara IMIP Morowali, Sulawesi Tengah, sebagaimana dilansir dari laporan ANTARA pada Rabu (3/12).
Ia menjelaskan, pembangunan bandara yang terletak pada kawasan PT IMIP, Morowali tersebut mendapat izin darinya saat masih menjabat sebagai Menko Marves (Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi).
Luhut menyebut, Bandara IMIP dibangun guna memudahkan arus investor dan hanya digunakan untuk penerbangan domestik saja. Ia menegaskan, bandara tersebut tidak berstatus internasional, sehingga tidak membutuhkan layanan bea cukai atau imigrasi.
Menurutnya, fasilitas tersebut telah sesuai dengan aturan yang ada. Luhut juga menilai pembangunan bandara di kawasan industri tersebut wajar, meningat nilai investasi di Morowali mencapai lebih dari USD 20 miliar.
Saat itu, menurutnya, China menjadi satu-satunya negara yang mampu memenuhi kebutuhan Indonesia dalam pengembangan hilirisasi. Adapun syarat yang disepakati meliputi transfer teknologi, tenaga kerja lokal, serta pengembangan industri terintegrasi.
“Saya persilahkan siapa pun datang kepada saya dengan membawa data jika ingin mempertanyakan keputusan tersebut (pemberian izin Bandara IMIP). Kita tidak berpihak kepada Tiongkok atau Amerika. Kita berpihak kepada Indonesia. Faktanya, saat itu Tiongkok adalah satu-satunya negara yang siap masuk,” jelas Luhut.
Sebelumnya, publik menyoroti kehadiran Bandara IMIP usai beberapa politikus menilai adanya kekosongan peran negara dalam pengawasan.
Menanggapi tudingan tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan bantahan dan memastikan bahwa bandara itu telah terdaftar dan legal beroperasi.
Menurut laporan yang beredar, pemerintah juga telah menempatkan personel dari berbagai instansi termasuk Bea Cukai, kepolisian, serta Kemenhub, guna memastikan pengawasan berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada.
Polemik Bandara IMIP juga menyeret nama mantan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi). Mantan Wali Kota Solo itu pun membantah tudingan yang menyebut bahwa dirinya lah yang meresmikan bandara tersebut.
“Saya nggak pernah meresmikan Bandara IMIP di Morowali. Nggak pernah. Seingat saya yang saya resmikan adalah Bandara Maleo di Morowali. Itu yang dibangun pemerintah. (Tahunnya) udah lupa. Kalau yang IMIP itu mereka miliknya swasta,” tegas Jokowi saat diwawancarai wartawan.
