Penulis : Dimas A Putra | Editor : Lina F | Foto : Istimewa
Jakarta, GPriority.co.id – Mana yang lebih menyehatkan, olahraga jalan kaki atau lari?
Mungkin hal ini sering diperdebatkan oleh banyak pecinta olahraga kardio. Jalan kaki atau lari adalah olahraga kardio yang sangat baik, karena kedua aktivitas fisik ini adalah cara yang efektif untuk membuat tubuh kamu tetap sehat dan bugar.
Kedua olahraga ini bisa menurunkan berat badan, memperbaiki kualitas tidur, meningkatkan mood, menaikkan tingkat energi, menurunkan tekanan darah dan kolesterol, serta mengurangi risiko kanker, diabetes, dan penyakit jantung.
Adapun kedua olahraga kardio ini memiliki manfaat yang besar, tetapi kamu perlu mempertimbangkan kondisi tubuh sebelum melakukannya. Berjalan hanya menimbulkan sedikit tekanan pada sendi dan lebih mudah kamu lakukan daripada olahraga lainnya.
Apabila kamu memiliki riwayat cedera sendi tungkai bawah, maka program berjalan cepat bisa memberikan efek pemulihan dan manfaat lebih daripada berlari. Selain itu, jika bertujuan untuk menurunkan berat badan, jalan cepat juga bisa memberikan hasil yang mirip dengan jogging.
Berlari memiliki gerakan lebih intens dan cepat, sehingga bisa membakar lebih banyak kalori daripada jalan kaki. Aktivitas fisik ini bisa jadi pilihan olahraga bagi orang dengan struktur tulang yang baik, sudah sering latihan, atau cenderung memiliki berat badan ideal.
Sementara, orang yang kegemukan atau obesitas mungkin lebih baik untuk berjalan kaki atau latihan interval terlebih dahulu. Berlari akan membebani sendi sebanyak tiga kali lipat tubuh kamu dengan beban langkah tiga kali lipat dari berjalan. Oleh karena itu, sangat penting untuk melatih tubuh kamu untuk terbiasa dengan tekanan tersebut.
Hal paling penting lainnya adalah menggunakan sepatu olahraga yang sesuai. Jangan lupa juga untuk selalu melakukan pemanasan sebelum latihan, yang berguna mencegah risiko cedera saat jalan atau lari.
