Masalah Polusi Udara Terjadi dari Asap Pabrik Sampai Sampah Alam

Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Aflaha Rizal Bahtiar

Jakarta, GPriority.co.id— Jakarta kini tengah mengalami masalah pada polusi udara, yang di mana tampak awan seperti mendung meski cuaca panas. Tentu polusi udara menjadi masalah bersama.

Hanya saja, ada asal mengapa polusi udara tersebut terjadi. Dalam Konferensi Pers Polusi Udara dan Kesehatan Paru, dr. Feni Fitriani Taufik Sp. P(K) membagikan keterangan penyebab masalah polusi udara.

Ia mengatakan, sumber masalah penyebab polusi asap kendaraan berkontribusi besar. Dan diikuti pembakaran batu bara.

“Asap knalpot kendaraan berkontribusi paling besar terhadap polusi udara. Pembakaran batu bara pada musim penghujan ada di urutan kedua,” ungkapnya secara daring, Jumat (18/8).

Penyebab polusi udara juga mempengaruhi ke semua kelompok. Mulai dari ibu hamil, anak-anak, sampai orang dengan penyakit paru atau jantung kronik.

“Pada anak-anak, akan berisiko munculnya asma di usia dini. Selain itu, gangguan paru dan gangguan pertumbuhan termasuk stunting juga dikaitkan dengan polusi udara,” tambah dr. Feni Fitriani.

Pada saat memasuki usia dewasa, risiko asma yang terjadi oleh polusi udara juga akan meningaktkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, kanker paru, dan diabetes.

“Pada saat makin tua dan lansia, risiko asmanya juga meningkat. Dan penurunan fungsi paru juga meningkat,” lanjut dr. Feni.

Di sisi lain, dr. Feni menyebutkan bahwa data peta mengenai kondisi Jakarta pada 18 Agustus 2023 tidak ada yang berwarna hijau. Bahkan, kondisinya berwarna orange dan kuning.

“Kita lihat per quality indeksnya nya sekitar 125 yang tidak sehat bagi kelompok yang sensitif,” ucapnya.