Mendag : Masuk Pasar Tangsel Wajib Pakai AplikasiPeduliLindungi

Tangsel,Gpriority-Kamis pagi (30/9/2021) Menteri Perdagangan melakukan tinjauan penerapan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di Pasar 8 Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Tepat Pukul 08.00 WIB, Mendag Lutfi tiba di Pasar 8, Saat berada di pelataran pasar, Lutfi langsung mengeluarkan smart phonenya untuk membuka Aplikasi PeduliLindungi, serta men-scan QR code. Setelah itu petugas Satgas Covid-19 di pasar tersebut, meminta Mendag untuk mengukur suhu tubuh untuk masuk ke dalam area pasar modern tersebut.

Mendag menjelaskan, Pasar 8 Alam Sutera ini adalah satu dari enam pasar pertama yang menerapkan Aplikasi PeduliLindungi untuk bisa masuk ke dalam pasar. Baik itu si pedagang pasar, pengunjung ataupun pengelola pasarnya.

“Ini kita bersama melihat ke Pasar 8 untuk kesiapan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, untuk keamanan dan kenyamanan berbelanja di pasar. Ini adalah salah satu pasar dari 6 pasar pertama kita ujicobakan,”ungkap Mendag Lutfi.

Dari tinjauan di pasar modern tersebut, Lutfi mengaku pihaknya tidak menemukan hambatan berarti. Sebab, masyarakat ataupun pedagangnya, mau secara sukarela menscan QR code, untuk masuk ke dalam pasar.

Setelah berhasil di 6 pasar, rencananya Kementerian Perdagangan akan menambah 14 pasar di seluruh Indonesia. Barulah kemudian akan diterapkan di seluruh pasar yang ada di Indonesia.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan yang mendampingi Menteri Perdagangan Republik Indonesia M Lutfi meninjau Pasar 8 Alam Sutera mengatakan,bahwa Pemerintah Kota Tangsel terus menggencarkan vaksinasi terutama di titik-titik yang tingkat kerumunannya tinggi serta menjelaskan kesiapan pasar menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Alhamdulillah, sudah ada dua pasar di Tangsel yang terkoneksi dengan PeduliLindungi,” ujar Pilar.

Pilar juga menyampaikan dengan terkoneksinya aplikasi PeduliLindungi di pasar 8, diharapkan pencegahan agar tidak terjadinya cluster penularan Covid-19 dapat dilakukan.(Hs.Foto.Humas Kemendag)

Related posts