Mendagri Minta Pemda Perbaharui Data Covid-19

Jakarta,Gpriority-Dalam siaran persnya Sabtu (4/9/2021) Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menemukan fakta bahwa lonjakan kasus penularan Covid-19 yang sangat tinggi di beberapa daerah disebabkan masih diuploadnya data-data lama.

“Mohon betul-betul dipelototi data, karena data yang kita temukan di beberapa daerah, data kasus positif atau data yang konfirmasi ternyata banyak yang di-upload (diunggah) data-data yang sudah lama,” ujar Mendagri Tito.

Lebih lanjut Tito mengungkapkan, “ Saya berani mengatakan demikian setelah adanya temuan di salah satu daerah yang memiliki angka kematian atau fatality rate yang melonjak tajam. Namun setelah ditelusuri angka tersebut merupakan akumulasi angka kematian dari minggu-minggu sebelumnya.

Oleh karena itu, Tito meminta kepada setiap pemda untuk segera melakukan rapat koordinasi mengenai sistem penginputan data COVID-19.

Input data ini akan sangat menentukan arah kebijakan pemerintah dalam pengendalian pandemi ke depannya. Salah satunya dalam menentukan penerapan level kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan zona wilayahnya.

Di akhir siaran pers, Tito berharap agar kasus ini tidak diulangi.“Kalau dimasukkan data yang lama, nanti pengambilan kebijakannya salah, jumlah kasus aktif dimasukin yang 3-4 minggu lalu itu membuat kasus aktif banyak, sehingga akhirnya mau ditarik ke isoter (isolasi terpusat) semua, padahal mungkin jumlahnya tidak segitu,” tutup Tito.(Hs.Foto.Humas Kemendagri)


Related posts