Menguak Sejarah Masjid Tuha Indrapuri, Destinasi Wisata Religi di Aceh

Aceh, Gpriority.co.id – Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh memiliki banyak destinasi wisata yang menyimpan kekayaan sejarah dan nilai spiritual. Salah satu yang paling menarik untuk dikunjungi adalah Masjid Tuha Indrapuri. Salah satu ikon wisata religi yang berdiri kokoh di Kecamatan Indrapuri dan menjadi saksi perjalanan panjang peradaban Aceh.

Terletak di Gampong (Desa) Pasar Pasar Indrapuri, Masjid ini tak sekedar tempat ibadah. Dibalik bangunan kokohnya, terselip sejarah tentang kisah transformasi budaya dan perkembangan Islam di Aceh sejak berabad-abad yang lalu.

Dihimpun dari banyak sumber dan menurut berbagai catatan sejarah, lokasi Masjid Tuha Indrapuri, dulunya adalah merupakan kawasan pusat Kerajaan Indrapuri yang kental bercorak Hindu.

Akan tetapi, setelah Islam berkembang di Aceh, bangunan candi yang berada di lokasi tersebut perlahan mulai mengalami proses islamisasi. Kesan islami pun semakin kental tepat pada masa Sultan Iskandar Muda, yakni sekitar tahun 1607.

Di masa itu, Sultan Iskandar Muda membangun Masjid Tuha Indrapuri disekitar lokasi yang hingga kini masih berdiri megah.

Keunikan masjid ini terlihat dari arsitekturnya yang berbeda dengan masjid modern pada umumnya. Bangunan utama berdiri di atas struktur berundak yang menyerupai benteng, dengan konstruksi kayu yang dihiasi ukiran tradisional bernuansa Arab dan Aceh.

Dari kejauhan, pengunjung akan langsung terpikat oleh bentuk atap tumpang yang menjadi ciri khas masjid-masjid tradisional Aceh. Arsitektur tersebut tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menyimpan filosofi mendalam tentang perjalanan spiritual umat Islam.

Memasuki kawasan masjid, suasana teduh dan tenang langsung terasa. Sebuah kolam di bagian depan menambah keasrian lingkungan sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati nuansa religi dan sejarah dalam satu tempat.

Masjid Tuha Indrapuri juga dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Aceh bahkan disebut-sebut sebagai salah satu yang tertua di Asia Tenggara.

Keberadaannya menjadi bukti penting bahwa Aceh memiliki peran besar dalam penyebaran Islam di Nusantara.

Sejarawan Aceh dari Universitas Syiah Kuala, Husaini Ibrahim, menyebut Masjid Tuha Indrapuri memiliki nilai historis yang sangat penting karena berkaitan erat dengan awal perkembangan Islam di kawasan Nusantara.

“Masjid ini merupakan salah satu warisan sejarah yang menunjukkan bagaimana proses islamisasi berlangsung di Aceh. Keberadaannya menjadi bukti perjalanan panjang peradaban yang patut dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda,” ujar Husaini Ibrahim.

Tak hanya menjadi tempat ibadah, pada masa Kesultanan Aceh Darussalam, Masjid ini juga berfungsi sebagai pusat musyawarah masyarakat dan bagian dari sistem pertahanan kerajaan.

Duta Wisata Aceh Besar, Resa Raditia, menilai Masjid Tuha Indrapuri merupakan destinasi yang wajib masuk dalam daftar kunjungan wisatawan yang datang ke Aceh Besar.

“Masjid Tuha Indrapuri bukan hanya menawarkan keindahan arsitektur dan suasana religius, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata sejarah yang sangat berharga. Di sini wisatawan bisa belajar tentang perjalanan peradaban Aceh sekaligus menikmati keunikan bangunan yang masih terjaga hingga sekarang,” kata Resa.

Ia mengajak wisatawan lokal maupun mancanegara untuk menyempatkan diri berkunjung ke Masjid Tuha Indrapuri saat berada di Aceh.

“Kami mengundang wisatawan untuk datang dan merasakan langsung atmosfer sejarah yang begitu kuat di Masjid Tuha Indrapuri. Destinasi ini menjadi salah satu kebanggaan Aceh Besar yang memperlihatkan harmonisasi antara sejarah, budaya, dan nilai-nilai keislaman,” tandasnya.

Dengan akses yang mudah dari Jalan Banda Aceh–Medan dan hanya berjarak sekitar 150 meter dari persimpangan Pasar Indrapuri, Masjid Tuha Indrapuri menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata religi sekaligus menelusuri jejak sejarah Aceh.

Keindahan arsitektur, nilai spiritual, dan kisah panjang peradaban yang tersimpan di dalamnya menjadikan Masjid Tuha Indrapuri sebagai destinasi yang layak dikunjungi, tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk memahami akar sejarah yang membentuk identitas Aceh hingga hari ini.

Foto : Zulfitra