Menpora Bidik Tiga Besar di SEA Games 2025, Target 80-85 Emas

Kemenpora menggelar konfrensi pers jelang SEA Games 2025, Jumat (21/11). Foto: dok.Kemenpora Kemenpora menggelar konfrensi pers jelang SEA Games 2025, Jumat (21/11). Foto: dok.Kemenpora

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menetapkan target perolehan 80–85 medali emas untuk mengamankan posisi tiga besar di ajang SEA Games 2025. Dalam hal ini, Indonesia mengirim 996 atlet yang akan bersaing pada Desember mendatang.

“Kalau kita rebut 80-an emas (80-85 emas), itu ya sama dengan target seperti (SEA Games) sebelumnya yaitu ranking tiga,” ujar Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (21/11).

Erick menjelaskan bahwa cabang olahraga sempat mengajukan total proyeksi lebih dari 120 emas. Namun setelah evaluasi, tim review menilai potensi realistis berada di kisaran 80-an emas. Target tersebut kemudian ditetapkan sebagai indikator utama pencapaian kontingen Indonesia tahun ini.

Ia juga memaparkan bahwa anggaran telah disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pengiriman atlet, termasuk tambahan dana sehingga total alokasi mencapai Rp66 miliar.

“(Jumlah 996 atlet) ini sesuai permintaan cabor loh, jadi kenapa saya bilang, saya minta ada keseriusan semua cabor meraih medali,” tegas Erick.

Selain mengejar prestasi, hasil SEA Games 2025 akan menjadi landasan penyusunan peta jalan menuju Olimpiade 2028. Karena itu, setiap cabang olahraga diminta memberikan kontribusi optimal.

“Saya meminta seluruh cabor yang berpartisipasi untuk memberikan kontribusi medali, karena ini bahan evaluasi,” ujarnya.

Sementara itu, Chef de Mission Kontingen Indonesia Bayu Priawan Djokosoetono menambahkan bahwa semangat para atlet terlihat jelas selama pemusatan latihan. Ia menyebut para pelatih dan pengurus juga bekerja disiplin untuk memaksimalkan persiapan.

“Sehingga tentunya kita semua cukup yakin bisa memberikan prestasi terbaik,” katanya.

Bayu turut mengajak masyarakat memberi dukungan moral bagi para atlet agar semakin siap menghadapi tekanan kompetisi internasional.