Menteri ATR/BPN: Pemerintah Janji Lahan Sawit Akan Kembali Jadi Hutan

Menteri ATR/BPN: Pemerintah Janji Lahan Sawit Akan Kembali Jadi Hutan /Foto: (GPriority/Rizqi Juned) Menteri ATR/BPN: Pemerintah Janji Lahan Sawit Akan Kembali Jadi Hutan /Foto: (GPriority/Rizqi Juned)

Jakarta, GPriority.co.id – Merespon bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di kawsan Pulau Sumatera, saat ini pemerintah tengah melakukan evaluasi masif terkait alih fungsi hutan.

Pasalnya, bencana tersebut bukan hanya menewaskan ratusan orang, namun juga berdampak bagi jutaan warga. Sebagaimana disampaikan Menteri ATR/BPN (Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional) Nusron Wahid, perkebunan sawit yang berasal dari pelepasan kawasan hutan berpeluang besar untuk dikembalikan menjadi hutan.

“Saya kemarin rapat, termasuk Menteri Kehutanan juga sedang mengevavluasi beberapa kebun yang dulunya hasil pelepasan kawasan hutan. Kemungkinan besar, akan ada keputusan ekstrem mengembalikannya menjadi fungsi hutan lagi,” sebut Nusron dikutip dari ANTARA.

Di sisi lain, pemerintah juga mewacanakan revisi 415 RT/RW kabupaten/kota, terutama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, akibat hilangnya daerah resapan air yang dinilai memicu banjir.

Presiden Prabowo juga telah memerintahkan pencabutan HGU (Hak Guna Usaha) yang berdiri di atas tanah negara, apabila diperlukan. Hal ini guna menyediakan lahan hunian bagi para korban banjir terdampak, dengan menggunakan konstruksi pre-fabrikasi untuk mempercepat pembangunan.

Sebagaimana dilansir dari data BPS (Badan Pusat Statistik), luas perkebunan sawit di Sumatera saat ini mencapai lebih dari 8,78 juta hektare. Jika dirinci lebih lanjut, Riau menjadi penyumbang terbesar sementara Sumatera Utara berada di posisi kedua.

Perluasan sawit secara besar-besaran dinilai menjadi akar masalah dari kerusakan ekologis seperti hilangnya hutan, meningkatnya konflik manusia dengan satwa, serta frekuensi banjir yang lebih tinggi.

Seperti banjir bandang dan longsor yang terjadi di akhir tahun 2025, menyebabkan 770 korban jiwa, ratusan orang hilang, dan 3,2 juta warga terdampak. Sehingga, urgensi evaluasi tata ruang dan pemulihan fungsi hutan di wilayah Sumatera dinilai sangat penting.

Berikut ini 10 provinsi dengan lahan sawit terluas :

1. Riau (3,40 juta hektare)
2. Kalimantan Tengah (2,16 juta hektare)
3. Kalimantan Barat (2,15 juta hektare)
4. Kalimantan Timur (1,48 juta hektare)
5. Sumatera Utara (1,35 juta hektare)
6. Sumatera Selatan (1,23 juta hektare)
7. Jambi (0,95 juta hektare)
8. Kalimantan Selatan (0,47 juta hektare)
9. Aceh (0,47 juta hektare)