Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Kemendes PDTT
Jombang, GPriority.co.id— Menteri Kemendes PDTT Gus Halim mengajak lulusan perguruan tinggi melanjukan pengabdiannya menjadi kepala desa.
Menurutnya, dengan menjadi kepala desa, diharapkan dapat mengidentifikasi keseluruhan permasalahan warga desa serta mengeksekusi kebijakan pembangunan.
Selain itu, juga bisa memanfaatkan pengetahuan selama kuliah untuk menyelesaikan permasalahan di desa dan menjadi solusi kebijakan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Menurut saya, sangat tepat ketika lulusan UNIPDU ini mulai mempersiapkan diri untuk menjadi agen perubahan total di dalam pembangunan desa. Bukan sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku. Kuncinya apa, rebutlah posisi kepala desa,” ungkapnya yang dilansir dari keterangan Kemendes PDTT, Minggu (24/9).
Gus Halim melanjutkan, kepala desa perlu memiliki kompetensi yang memadai, dan semua itu berada komplit dalam lulusan pesantren.
Oleh karena itu, Gus Halim meminta agar jebolan pesantren memiliki pengetahuan serta keterampilan dalam bidang pemerintahan. Termasuk saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), baik dalam pengelolaan sumber daya, komunikasi publik, dan memahami regulasi dan tata kelola dana desa.
“Ini strategis banget, daripada di pegang orang yang tidak punya basis pesantren, ini penting,” ungkap Gus Halim.
Lebih lanjut, Gus Halim memaparkan bahwa Dana Desa akan semakin meningkat seiring dengan kemajuan pembangunan desa. Sehingga, kepala desa juga dituntut pengetahuannya agar berkembang secara progresif.
Gus Halim berharap para sarjana mempersiapkan keterampilan dalam mengembangkan industri kecil dan menengah, yang berbasis pada potensi dan di desa-desa setempat.
Dengan begitu, ini mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian warga, serta mempercepat kemandirian desa.
