Menyala! Tim Triathlon Indonesia Borong Tiga Emas di SEA Games 2025

Tim triathlon Indonesia dalam ajang SEA Games 2025 Thailand. Foto: Dok.Kemenpora Tim triathlon Indonesia dalam ajang SEA Games 2025 Thailand. Foto: Dok.Kemenpora

Jakarta, GPriority.co.id – Tim triathlon Indonesia berhasil menyapu bersih tiga medali emas dari nomor aquathlon yang dipertandingkan saat hari pertama SEA Games Thailand 2025.

Tiga emas tersebut diraih melalui nomor team 3 women relay, team 3 men relay, serta team mixed relay (2 putra + 2 putri), menegaskan dominasi Indonesia sejak awal kompetisi.

Pada nomor team 3 women relay, trio Martina Ayu Pratiwi, Kayla Nadia Shafa, dan Binta Erlen Salsabela tampil solid dengan catatan waktu 51:23. Performa tersebut memastikan Indonesia berdiri di puncak podium.

Emas kedua hadir dari nomor team 3 men relay. Tim yang diperkuat Muhammad Noval Ashidiq, Muhammad Zidane, dan Rashif Amila Yaqin mencatat waktu 46:23, mengungguli para pesaing dan mengamankan emas kedua bagi Indonesia.

Dominasi Indonesia dilengkapi lewat nomor team mixed relay (2 putra + 2 putri). Kombinasi Martina Ayu Pratiwi, Muhammad Zidane, Rashif Amila Yaqin, dan Kayla Nadia Shafa menyelesaikan lomba dengan waktu 1:04:58 untuk memastikan emas ketiga.

Atas hasil tersebut, Martina Ayu Pratiwi dan Muhammad Zidane berhasil mengoleksi dua medali emas di hari pembuka. Zidane mengaku bangga bisa langsung mempersembahkan prestasi di debut SEA Games-nya.

“Ini SEA Games pertama saya dan bisa langsung mendapatkan medali emas. Rasanya sangat membanggakan,” ujar Muhammad Zidane.

Sementara itu, Martina Ayu Pratiwi juga menyampaikan rasa syukurnya atas performa tim yang tampil maksimal sejak awal.

“Senang sekali bisa tampil maksimal dan mempersembahkan medali emas di hari pertama. Ini pembukaan yang sangat baik untuk tim triathlon,” ujarnya.

Keberhasilan Indonesia tidak terlepas dari persiapan panjang yang dijalani tim. Selama tiga bulan, para atlet menjalani training camp di Bangka Belitung untuk menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca yang mirip dengan lokasi lomba di Rayong, Thailand.

“Cuacanya sangat panas, tapi kami sudah mengantisipasi lewat training camp di Bangka Belitung. Kondisinya mirip, jadi kami tidak kaget,” ujar Rashif Amila Yaqin.

Meski menyumbang dua emas pada hari pertama, Rashif menegaskan tim tetap menjaga fokus untuk nomor-nomor selanjutnya.

“Target kami tetap sama, berusaha meraih emas di nomor-nomor berikutnya. Semoga semuanya berjalan lancar hingga hari terakhir,” kata Ami, sapaan akrab Rashif Amila Yaqin.

Ia menuturkan, seluruh atlet sepakat untuk tidak larut dalam euforia kemenangan.“Kami tidak ingin larut dalam euforia. Setelah turun podium, kami harus tetap rendah hati dan fokus, karena persaingan masih panjang,” tambah Ami.

Pada ajang SEA Games Thailand 2025, Tim Indonesia mendapatkan dukungan penuh dari para official partners di antaranya BAIC, Aice, Mills, Kings Travel, TikTok, Perumnas, SVRG, dan Untold.

Selain itu, dukungan juga datang dari Didit Hediprasetyo Foundation, Sarinah, Indonesia Sport Movement, Bluebird Group, So Klin, Brighton, Grab, Indika Energy, Pelindo, Garuda Indonesia, Pertamina, Magic Power, Me-O, Wardah, Emina, dan Merah Putih Media.