Senin (17/1/2022) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar anugerah BAZNAS Award 2022.
Menurut Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad, MA , BAZNAS memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan mendukung upaya BAZNAS dalam mensejahterakan ummat melalui BAZNAS Award. BAZNAS Award kali ini melibatkan lebih dari 300 tokoh dan lembaga, dengan 184 pemenang salah satunya adalah Menko PMK Muhadjir Effendy.
Menurut Noor Achmad, Menko PMK menerima penghargaan sebagai Tokoh Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.
Menko PMK yang hadir langsung dalam acara tersebut merasa senang, karena dirinya dapat berperan serta dalam kemajuan zakat di Indonesia.
Lebih lanjut dikatakan Muhadjir, kehadiran Baznas menjadi semakin penting dalam meringankan beban ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19.
Zakat dapat disalurkan pada masyarakat rentan dalam bentuk bantuan. Selain itu, dapat diberikan kepada UMKM terdampak agar dapat bertahan melewati masa pandemi Covid-19 dan mengurangi kerugian yang didapat.
“Saya ingin menggunakan momen Baznas Award 2022 ini untuk mendorong kita semua dalam meningkatkan sinergitas dan kolaborasi, baik dari kalangan pemerintah maupun swasta agar pengumpulan dan penyaluran zakat di Indonesia dapat lebih dioptimalkan demi meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas,” tutur Menko PMK.
Secara pribadi dan kelembagaan, Menko PMK menyatakan akan terus mendukung inisiatif Baznas yang telah begitu kreatif dan inovatif dalam mengembangkan berbagai program kegiatan guna mengoptimalkan pengumpulan dan penyaluran zakat di Indonesia.
Sebagaimana diketahui, dari 192 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang terdiri dari 28 UPZ kementerian, 37 lembaga negara, 41 BUMN, dan 83 swasta, total pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tahun 2021 hanya mencapai Rp615 miliar. Sementara, potensi zakat di Indonesia mencapai Rp327,6 triliun pertahun berdasarkan Data Pusat Kajian Strategis Baznas 2021.
“Dari angka itu, saya rasa semua harus terus bekerja keras meningkatkan kerja sama dan saling mendukung dalam menyadarkan masyarakat secara masif agar ZIS kita bisa dioptimalkan sehingga memberikan dampak bagi kemajuan bangsa,” tutup Muhadjir.(Hs.Foto.Humas PMK)
