Pasar Tempe Wajo, Pelopor Pasar Ramah Lingkungan Indonesia Timur

Pembangunan Pasar Tempe di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan masih terus berproses. Pada Senin (13/09/2021) Bupati Wajo, Amran Mahmud pun meninjau progres pembangunan Pasar Tempe, setelah sebelumnya telah melakukan peletakan batu pertama (12/04/2021).

Bupati Amran menyampaikan bahwa masyarakat Wajo patut bersyukur karena Pasar Tempe akan menjadi bangunan yang memiliki keistimewaan, sebab pasar ini merupakan bangunan hijau pertama di Indonesia Timur.

“Masyarakat Kabupaten Wajo, khususnya pedagang Pasar Tempe, patut bangga karena bangunan Pasar Tempe yang sementara dibangun ini masuk spesifikasi bangunan hijau yang pertama di Indonesia Timur dan menjadi percontohan nasional,” ucap Bupati.

Sesuai perencanaannya, Pasar Tempe akan ada dua lantai yang dilengkapi beberapa fasilitas, seperti parkir yang bisa memuat 400 kendaraan roda dua dan empat, food court, musholah, hingga taman bermain.

Diketahui, pembangunan Pasar Tempe bersifat multiyears contract (MYC) yang direncanakan selesai pada akhir 2021, menghabiskan biaya Rp 45 miliar dengan PT Delima Agung Utama selaku pelaksanaan konstruksi.

Bangunan Pasar Tempe berdiri di atas lahan eks pasar lama dengan luas tanah 8.642 meter persegi, total luas bangunan 9.777 meter persegi, dan luas bangunan gedung di atas 5.000 meter persegi.

“Mari kita semua berdoa agar pembangunan Pasar Tempe tidak ada kendala sehingga pembangunan bisa selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” tutur Bupati.

Pasar Tempe yang merupakan salah satu bentuk perhatian dari pemerintah pusat yaitu Kementerian PUPR nantinya akan mampu mendorong pengembangan sektor ekonomi sehingga mendukung program pemulihan ekonomi nasional.

Amran Mahmud juga menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) dan Hamka B. Kadi yang mengawal sehingga pembangunan Pasar Tempe bisa terlaksana.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan berkontribusi sehingga pembangunan Pasar Tempe ini bisa terlaksana. Khususnya kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Anggota DPR RI Andi Iwan Darmawan dan Hamka B. Kadi,” pungkasnya. (Dwi.foto.dok.Humas Wajo)

Related posts