Pemerintah Jajaki Kerja Sama dengan Queen Mary University of London di KEK Singhasari

Jakarta, GPriority.co.id– Pemerintah mengupayakan berbagai kerja sama dalam bidang pendidikan dengan banyak perguruan tinggi terkemuka di dunia, antara lain dari Amerika Serikat, Inggris, dan Australia, untuk menjalankan kegiatan pembelajarannya di Indonesia. Kali ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima Vice President International Queen Mary University of London (QMUL) Profesor Helen Bailey. 

Kedatangan Professor Bailey, yang didampingi oleh akademisi senior QMUL, bertujuan untuk menjajaki kerja sama bidang pendidikan dan riset serta mendiskusikan rencana pendirian kampus cabang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Kabupaten Malang.

Airlangga menanggapi dengan baik rencana kehadiran QMUL di KEK Singhasari meskipun hal ini masih memerlukan formulasi yang komprehensif untuk memastikan eksistensi kampus dapat memberikan dampak yang maksimal bagi semua civitas pendidikan di Indonesia.

“Salah satu fokus utama pemerintahan saat ini adalah pengembangan pendidikan bidang STEM – sains, teknologi, teknik, dan matematika. Hal ini sangat penting untuk mendukung transformasi ekonomi Indonesia ke arah yang lebih berbasis pengetahuan dan inovasi. Saya minta QMUL dapat memastikan adanya keterkaitan erat antara pendidikan yang diberikan dengan kebutuhan industri,” ujar Airlangga dikutip Rabu (19/2).

Dari sisi lain, Profesor Bailey menyampaikan tujuan kunjungannya yakni berbagi perkembangan dan pandangan mengenai pendirian kampus cabang di KEK Singhasari. Kerja sama yang dibangun nantinya diharapkan dapat berkontribusi maksimal bagi pengembangan pendidikan tinggi dan riset yang selaras dengan kebutuhan Indonesia.

“Kolaborasi ke depan tidak hanya akan melibatkan Pemerintah Indonesia, tetapi juga dengan lembaga pendidikan tinggi swasta, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” ujar Profesor Bailey.

Kehadiran QMUL di KEK Singhasari mencerminkan komitmen konkret pemerintah untuk mendorong pengembangan ekosistem pendidikan dan inovasi di Indonesia. Ini sejalan dengan Visi Indonesia Emas 2045, yang menargetkan Indonesia sebagai negara maju dengan sumber daya manusia unggul, serta Asta Cita Pendidikan yang fokus pada penguatan akses, mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan untuk mendukung pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari merupakan KEK pertama yang ditetapkan untuk mengembangkan sektor ekonomi digital dan pendidikan. Pengembangan KEK Singhasari diharapkan tidak hanya akan menjadi pusat pendidikan tinggi, tetapi juga akan mendukung penguatan ekosistem pendidikan tinggi yang sejalan dengan kebutuhan industri Indonesia yang semakin berkembang.

Universitas Queen Mary London adalah universitas terkemuka di Inggris yang telah memiliki reputasi global di berbagai disiplin ilmu, termasuk kedokteran, hukum, teknik, ilmu sosial, dan humaniora. Universitas tersebut adalah salah satu universitas pertama yang menerapkan sistem transnational education yang berlokasi di luar wilayah Inggris. Saat ini, QMUL telah memiliki empat kampus cabang di luar Inggris, yaitu di Tiongkok, Prancis, Yunani, dan Malta.

Foto: Dok. Kemenko Perekonomian