Jakarta, GPriority.co.id – Mendekati pemilu 2024 di tanggal 14 Februari nanti, banyak pemerintah yang mengingatkan untuk menjaga kedamaian. Salah satunya Wakil Menteri Agama (Wamenag), Saiful Rahmat Dasuki.
Di hadapan para ASN (Aparatur Sipil Negara), dalam kegiatan pembinaan ASN Madrasah, ia mengimbau agar tahun politik ini jangan dijadikan sebagai ajang untuk saling mencaci-maki, meski beda pilihan paslon.
“Jangan jadikan pesta demokrasi ini sebagai ajang mencaci maki dan memutus tali silaturrahmi,” ujarnya.
“Sudah selayaknya ASN menjadi orang yang memberi contoh, memberikan teladan baik kepada siswa, staf, orangtua murid, dan masyarakat, bahwa kita ASN Kementerian Agama adalah ASN yang berbudi luhur, serta menghormati nilai-nilai kemanusiaan,” tambah Saiful.
Selain itu, dengan beredarnya banyak berita hoax selama tahun pemilu ini, Saiful juga mengimbau, agar para ASN Madrasah dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
Termasuk juga membedakan antara becandaan dengan hal-hal yang memiliki unsur agama.
“Kemarin ada yang nanya, sekarang kalau doa jawabnya Amin apa Qobul? Mungkin memang maksudnya bercanda, tapi itu merendahkan nilai-nilai kesakralan agama,” tegasnya.
Foto : Kemenag RI
