Peringatan Isra Miraj, Menag: Momentum Perkuat Iman dan Perbaiki Ibadah

Peringatan Isra Miraj, Menag: Momentum Perkuat Iman dan Perbaiki Ibadah Peringatan Isra Miraj, Menag: Momentum Perkuat Iman dan Perbaiki Ibadah

Jakarta, GPriority.co.id – Tepat pada hari ini, Senin (27/1), seluruh umat Islam di dunia merayakan peringatan Isra Miraj.

Dalam peringatan Isra Miraj kali ini, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memaknainya sebagai momentum untuk perkuat iman dan perbaiki ibadah.

Seperti kita tahu, Isra Miraj merupakan momen bersejarah dari rangkaian perjalanan dakwah Rasulullah SAW.

Isra merupakan perjalanan dari Masjid al-Haram di Mekkah ke Masjid al-Aqsa di Yerusalem.

Sedangkan Miraj bermakna menuju kesempurnaan rohani ke surga, yang berpuncak di Sidrat al-Muntaha.

Isra Miraj bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga pengalaman spiritual, yang kaya akan makna dan pelajaran mendalam yang masih relevan hingga saat ini.

Pada momentum Isra Miraj kali ini, salah satu yang ditekankan oleh Menag Nasaruddin Umar, yaitu soal salat, seperti dilansir dari laman Kemenag RI pada Senin (27/1)

Ia menuturkan, sebuah hadist menyebut jika salat adalah bagian dari Mirajnya orang mukmin, dan juga sebagai tiang agama.

Selain itu, salat juga mengajarkan umat muslim untuk lebih disiplin dan lebih dekat serta menyadari cinta yang diberikan Allah SWT.

Salat juga menurutnya mengajarkan kita untuk menyeimbangkan hubungan dengan sang pencipta serta sesama manusia.

Lebih lanjut Menag Nasaruddin mengatakan, salat juga sebagai fondasi spiritual untuk membangun umat dan bangsa Indonesia.

Apabila fondasi tersebut sudah kuat, maka nilai-nilai keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan dapat tumbuh serta membawa banyak manfaat bagi banyak umat.

Begitupun dengan spiritualitas yang terintenalisasi dengan baik, maka dapat menjadi landasan untuk membangun persatuan, toleransi, serta harmoni sosial.  

Pentingnya Doa Dalam Meningkatkan Spiritualitas

Selain sebagai momentum memperkuat iman, peringatan Isra Miraj juga menyadarkan umat muslim tentang pentingnya doa dalam kehidupan sehari-hari, untuk meningkatkan spiritualitas.

“Dengan menjadikan spiritualitas sebagai landasan, salat sebagai pilar, mari hadirkan peradaban yang penuh rahmat dan keberkahan,” ucap Menag Nasaruddin Umar.

Foto : Kemenag RI