Pj. Gubenur Heru Minta Seluruh Pihak Bersiap Hadapi Ancaman Banjir

Penulis : Dimas A Putra | Editor : Lina F | Foto : PPID DKI Jakarta

Jakarta, GPriority.co.id – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, meminta kepada seluruh pihak yang untuk bersiap mengantisipasi ancaman musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2024 mendatang.

Adapun pihak yang dimaksud Heru yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Sumber Daya Air, para camat dan lurah, relawan kebencanaan, dan seluruh elemen terkait lainnya.

“Saya minta kepada seluruh tim yang bergerak di bidang relawan maupun tergabung dalam kesiapsiagaan bencana, bahwa bulan Februari akan ada hujan ataupun hal lain yang patut kita waspadai berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),” ujar Heru saat memimpin Apel dan Gladi Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan di Pintu Air Malaka Sari Kanal Banjir Timur, Jakarta Timur, Jumat (24/11).

Selain itu, Heru juga meminta kepada jajarannya untuk mempersiapkan peralatan dan personel agar dapat bekerja dengan optimal menolong masyarakat.

”Pastikan semunya benar-benar siap dalam melaksanakan aksi penyelamatan warga saat terjadi bencana dan tidak sekedar melakukan apel serta simulasi semata,” tuturnya dikutip PPID DKI Jakarta, Minggu (26/11). 

Lebih lanjut, Heru mengatakan sinergi lintas dinas yang terkait dengan penanggulangan bencana, khususnya Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk memastikan semua pompa air di tempat strategis dapat berfungsi dengan baik, maupun Sumber Daya Manusia (SDM). 

Untuk masyarakat, ia juga berpesan agar bisa proaktif membantu di lapangan ketika dibutuhkan.

“Di DKI pasti tidak lepas dari titik-titik banjir atau genangan, masih ada beberapa daerah yang memang dampak banjir pasti akan terjadi. Namun kita berusaha untuk mempercepat mengurangi genangan air itu dan memperkecil area terdampak,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD DKI, Isnawa Adji, mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG, potensi puncak musim hujan dan rob di wilayah DKI Jakarta akan terjadi pada Februari 2024. Momen tersebut juga bertepatan dengan pelaksanaan pemilihan umum, sehingga diperlukan kesiapsiagaan lebih lanjut untuk menghalau potensi bencana, terutama di wilayah rawan banjir.

“Kegiatan apel dalam rangka menghadapi bencana dan musim penghujan juga akan dilaksanakan di empat wilayah kota lainnya. Jakarta Pusat di Kali Ciliwung Lama, Pasar Baru; Jakarta Utara di Waduk Pluit; Jakarta Barat di Danau Citra 8, Jakarta Selatan di Setu Babakan, dan saat ini Jakarta Timur dilaksanakan di pintu air Malakasari,” ungkapnya.