PLH Dirjen Polpum Kemendagri Serukan agar Seluruh Generasi Milenial Sukseskan Pemilu 2024

Jakarta, GPriority.co.id – Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Togap Simangunsong serukan agar seluruh generasi muda atau kaum milenial untuk turut menyukseskan pemilu 2024 mendatang.

Menurutnya, pada tahun politik tersebut dominasi generasi milenial sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) cukup tinggi.

“Pada Pemilu yang akan datang ini rupanya generasi Z dan generasi milenial itu cukup tinggi sekali. Ini perlu mendapat perhatian, itu berdasarkan hitung-hitungan kami ada 56,45 persen pemilih kita anak muda,” ucapnya saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada Diskusi Panel bertajuk “Konsolidasi KPU untuk Kesiapan Pemilu 2024″ di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (30/12).

Togap menekankan bahwa melibatkan generasi muda merupakan langkah pertama dalam menciptakan generasi yang cerdas dalam menggunakan hak pilih. Ini akan memungkinkan generasi muda untuk menjadi pengawas Pemilu yang jujur dan adil. Oleh karena itu, ia mendorong semua pihak, terutama Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi dan kabupaten/kota, untuk memberikan dukungan penuh agar generasi muda bersedia datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan melaksanakan hak politik mereka.

“Jadi, kami harapkan kepada KPU provinsi, KPU kabupaten/kota, dan seluruh kita yang ada di sini supaya mengajak para pemilih yang mempunyai hak pilih untuk ikut berbondong-bondong ke TPS untuk menyampaikan suaranya, khususnya tadi perhatian kita kepada generasi milenial dan generasi Z, untuk itu kita ajak mereka untuk menyampaikan partisipasinya,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, Sebagai mayoritas pemilih pada Pemilu 2024, generasi muda memiliki peran signifikan dalam menentukan arah masa depan Indonesia dengan segala tantangannya. Keterlibatan yang lebih besar dari generasi muda dalam proses Pemilu diharapkan dapat berkontribusi positif dalam pencarian pemimpin terbaik.

“Jadi jumlahnya itu ada 115,4 juta generasi milenial dan generasi Z, target yang ditetapkan pemerintah Pemilu kita pada saat ini adalah 79,5 persen, jadi mudah-mudahan bisa melebihi target, melebihi target yang dicapai pada tahun 2019, jadi semakin tinggi partisipasi semakin legitimate pemimpin kita yang terpilih nanti dan wakil rakyat yang terpilih,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Togap juga mengungkapkan beberapa indikator keberhasilan dalam Pemilu. Pertama, proses Pemilu berlangsung aman dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kedua, jumlah partisipasi yang tinggi. Ketiga, tidak terjadi konflik yang dapat merusak persatuan dan kesatuan terutama yang berujung pada konflik kekerasan. Keempat, roda pemerintahan tetap dapat berjalan lancar baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Tadi Bapak Presiden Joko Widodo sudah menyampaikannya menekankannya berkali-kali, tentu di sini kami sudah menyiapkan beberapa instrumen yang telah kita gerakkan melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di daerah dan juga Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kita baik di provinsi kabupaten/kota dan Satpol PP,” pungkasnya.

Foto: Puspem Kemendagri