Jakarta, GPriority.co.id – Mengantisipasi kenaikan harga cabai, Presiden Prabowo menekankan pentingnya swasembada pangan nasional, salah satunya dengan mengajak masyarakat menanam komoditas pangan seperti cabai 5 pot di rumah masing-masing.
Prabowo mengatakan, jika setiap keluarga memiliki lima pot cabai, maka harga cabai dapat tetap stabil. Usulan ini awalnya disampaikan oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan dan kembali disampaikan Prabowo saat meluncurkan program Gerakan Indonesia Menanam di Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (24/4) lalu.
Selain cabai, Prabowo juga menyarankan masyarakat untuk menanam sayuran lain dan memelihara sumber protein seperti ikan lele, dengan dukungan pelatihan dan teknologi pertanian.
“Tadi Menko Pangan mengatakan, kalau satu keluarga punya 5 pot cabai, harga cabai tidak akan pernah mahal lagi. Setiap keluarga bisa punya cabai sendiri. Selain itu juga mungkin bisa punya tomat sendiri, timun sendiri, halaman kecil juga bisa piara ikan lele,” ujar Prabowo seperti dilansir dari ANTARA.
Melalui pidatonya, Prabowo menegaskan ketahanan pangan lebih penting dibanding fluktuasi pasar saham. Ia mengatakan, selama produksi pangan aman, negara akan tetap kuat dan stabil.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo turut menyoroti laporan ekonomi dari menteri-menteri yang menurutnya terlalu optimis dan tidak mencerminkan kondisi nyata yang terjadi di lapangan.
Ia juga menekankan pentingnya pemerataan kekayaan agar dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia. Pada akhir, ia juga berjanji akan bekerja lebih keras untuk memastikan kekayaan negara dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.
Mendagri Tito: Cabai Mudah Ditanam dan Dipanen
Sebelumnya, menyikapi kenaikan harga bahan pokok jelang Ramadhan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, meminta warga untuk menanam cabai di rumah.
Seperti dilansir dari ANTARA, ajakan tersebut diserukan Mendagri Tito seraya menekankan jika cabai merupakan tanaman yang mudah ditanam dan cepat dipanen. Disisi lain, ketergantungan pada daerah surplus juga masih tinggi.
“Karena (cabai) tanaman yang mudah ditanam, mudah juga dipanen, cepat dipanen. Cuma (tidak sedikit daerah) yang ketergantungannya sangat tinggi kepada daerah-daerah yang surplus,” ujar Mendagri Tito.
Editor: Novita Intan
Foto : Dok. Setkab RI
