Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa subsidi BBM akan dipertahankan bagi mayoritas rakyat, di tengah wacana penyesuaian harga energi.
Menurut Prabowo pemerintah telah menerima laporan dari jajaran menteri ekonomi terkait kondisi terkini. Ia menekankan bahwa langkah kebijakan diambil dengan mempertimbangkan keberpihakan kepada masyarakat luas.
“Ada periode yang kita harus atasi bersama, tapi saya terima kasih tim saya, Menteri-Menteri Ekonomi saya, Handal, terima kasih. Mereka laporkan, Pak tenang, untuk BBM yang bersubsidi, kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin. Kita akan pertahankan untuk 80 persen rakyat kita,” ujar Prabowo dalam taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih yang disiarkan secara daring melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (8/4).
Prabowo mengatakan, pemerintah akan mendorong masyarakat yang tergolong mampu untuk menggunakan BBM non-subsidi dengan harga sesuai mekanisme pasar. Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk keadilan agar subsidi tepat sasaran.
“Tapi pada saatnya, yang orang-orang kuat, orang-orang kaya, ya kalau mau pakai bensin yang mahal, ya dia harus bayar harga pasar. Lo udah kaya, minta subsidi lagi. Ya enggak lah, yang kita bela rakyat miskin,” tegasnya.
Prabowo menilai bahwa kondisi saat ini merupakan fase yang harus dihadapi bersama oleh seluruh elemen bangsa.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap realistis dan melakukan evaluasi diri dalam menghadapi dinamika ekonomi.
“Saya terima kasih, dan ini hanya periode tertentu, dan ini juga benar, ini juga baik. Kita tidak boleh jadi bangsa yang terlalu santai. Mari kita koreksi diri kita,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia sebagai bangsa memiliki potensi besar, namun perlu diimbangi dengan sikap disiplin dan kerja keras agar mampu menghadapi tantangan global.
