Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo dilaporkan siap meluncurkan Govtech. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis (20/3).
Luhut mengatakan, Prabowo akan meluncurkan program Govtech (Government Technology), pada 17 Agustus 2025 nanti. Program tersebut bertujuan untuk membuat aplikasi yang sebelumnya terpisah di masing-masing Kementerian/Lembaga, menjadi terintegrasi dalam satu aplikasi.
Adanya Govtech, menurut perhitungan awal pemerintah, anggaran dapat hemat hingga Rp 100 triliun. Di samping itu, program ini juga diharapkan dapat mengurangi potensi korupsi, karena adanya transparansi.
Program Govtech dirancang untuk membuat proses birokrasi menjadi lebih sederhana. Aplikasi ini memastikan sistem pemerintahan berbasis digital yang lebih efisien.
Untuk mempermudah inklusi keuangan di Indonesia, pemerintah pun menargetkan seluruh rakyat Indonesia untuk memiliki rekening bank yang nantinya terintegrasi dengan sistem Govtech.
Hal tersebut dikarenakan penyaluran bantuan sosial juga akan terintegrasi dalam sistem ini. Oleh karena itu, seluruh warga Indonesia diharapkan memiliki rekening agar bansos dapat dialirkan secara langsung.
“Presiden tadi memerintahkan juga segera dikerjakan untuk semua penduduk kita. Keluarga itu dapat punya bank account, karena memang Januari kita akan mulai ngetes mengenai Govtech, sehingga target pun bisa tercapai,” ucap Luhut.

Libatkan 300 Anak Muda Indonesia
Nantinya, untuk mendukung program tersebut, Prabowo akan menemui 300 anak muda Indonesia yang akan terlibat dalam pengembangan teknologi Govtech.
Di samping itu, sebanyak 185 guru dari seluruh Indonesia pun akan bertemu dengan Presiden Prabowo untuk menerima arahan dan apresiasi. Hingga kini, waktu pertemuannya sedang disusun oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Editor: Novita Intan
Foto : Dok. Biro Pers Sekretariat Negara
