Prabowo Tegaskan Politik Sejati Perbaiki Kehidupan Rakyat, Bukan Perebutan Kekuasaan

Presiden Prabowo Subianto sampaikan pidato di Munas VI PKS/Foto YouTube PKS TV Presiden Prabowo Subianto sampaikan pidato di Munas VI PKS/Foto YouTube PKS TV

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kembali makna politik yang sebenarnya kepada para penguasa.

Menurutnya, politik sejatinya merupakan sarana untuk memperbaiki kehidupan rakyat, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

“Saya ingatkan, apa arti politik? Arti politik, kalau kita buka buku-buku, adalah keinginan untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Itu arti politik. Keinginan untuk memperbaiki kehidupan rakyat, itu arti yang murni dari politik,” kata Prabowo di Musyawarah Nasional Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Senin (29/9).

Namun, lanjut Prabowo, dalam praktiknya, politik kerap kali dinarasikan secara negatif oleh oknum-oknum yang ingin berkuasa untuk kepentingan pribadi.

“Artinya adalah bahwa politik adalah keinginan merebut kekuasaan dan bahkan dengan segala cara. Benar, politik adalah berurusan dengan kekuasaan, tapi kekuasaan itu harus diminta dari rakyat,” tuturnya.

Padahal, kata Prabowo, kekuasaan didapat atas pemberian rakyat. Maka dari itu, hendaknya dipergunakan dengan penuh tanggung jawab.

“Rakyat harus memberi kekuasaan secara sukarela, secara legowo, secara ikhlas. Baru si

penerima kekuasaan harus menerima kekuasaan dan menggunakan kekuasaan dengan searif-arifnya, dengan sejujur-jujurnya, dan dengan seutuhnya bekerja untuk yang memberi kekuasaan tersebut. Baru suatu negara itu berhasil,” jelasnya.

Lebih jauh, Prabowo menyinggung soal pentingnya peran partai politik dalam demokrasi Indonesia.

Ia menilai, partai politik adalah pilar demokrasi yang dipilih oleh masyarakat melalui konsensus bersama.

“Jadi kalau kita ingin berhasil sebagai bangsa, kita harus sepakat dengan hal ini. Dan kita harus konsekuen dengan hal ini. Dan kita harus patuh dengan keputusan rakyat,” pungkasnya.

Pewarta : Fifi Abdurahman