Praka Farizal Gugur di Lebanon, Menhan dan TNI Sampaikan Duka Cita

Jakarta, Gpriority.co.id – Menteri Pertahanan (Menhan) RI dan TNI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Praka Farizal Romadhon dari Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti, Kodam Iskandar Muda, dalam insiden di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3). Kejadian ini menimpa Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL akibat eskalasi keamanan, menewaskan satu prajurit dan melukai tiga lainnya.

Insiden terjadi di wilayah penugasan Kompi C UNP 7-1 UNIFIL, di tengah saling serang artileri yang belum teridentifikasi pelakunya. Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur, sementara Praka Rico Pramudia luka berat, dan Praka Bayu Prakoso serta Praka Arif Kurniawan luka ringan. Saat ini, jenazah disemayamkan di East Sector Headquarters untuk proses pemulangan ke Indonesia dengan bantuan KBRI Beirut.

Dua prajurit luka ringan dirawat di Hospital Level I UNIFIL, sedangkan Praka Rico Pramudia dievakuasi helikopter ke Rumah Sakit St. George, Beirut, untuk perawatan lanjutan. TNI meningkatkan kewaspadaan sesuai SOP UNIFIL, memantau situasi, dan menyiapkan langkah kontijensi di tengah eskalasi konflik.

Pengorbanan Praka Farizal menjadi bagian tugas mulia menjaga perdamaian dunia di bawah mandat PBB. TNI menegaskan profesionalisme misi UNIFIL sambil mengutamakan keselamatan prajurit, dengan investigasi masih dilakukan.

Praka Farizal Rhomadhon lahir di Kulon Progo, pada 3 Januari 1998. Almarhum meninggal dunia di usia 28 tahun. Farizal tercatat sebagai personel di kesatuan Yonif 113/JS Brigif 25/Suwah Dam IM dengan jabatan terakhir sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kima. Almarhum Farizal Rhomadhon gugur meninggalkan seorang istri bernama Fafa Nur Azila (25) dan seorang anak Shanaya Almahyra Elshanu (2). Selama ini keluarga Praka Farizal Rhomadhon tinggal di Asrama Militer (Asmil) Kima Yonif 113/JS, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Hingga saat ini pihak TNI masih berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait pemakaman almarhum.

Foto : Istimewa