Pramono Anung: Saya Baru Tahu SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Rusak Setelah Viral

Jakarta, GPriority.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku prihatin sekaligus malu melihat kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, yang mengalami kerusakan parah. Menurutnya, kondisi sekolah tersebut menjadi tamparan bagi dirinya sebagai kepala daerah.

“Terutama bagi saya pribadi, pendidikan yang kemudian seperti itu benar-benar menampar muka saya,” kata Pramono usai menghadiri kegiatan di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Kamis (23/7).

Pramono memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera memperbaiki bangunan sekolah tersebut agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan layak.

Ia mengaku baru mengetahui kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Karena itu, ia langsung memerintahkan jajarannya untuk mengambil langkah cepat.

“Kalau saya bilang saya nggak tahu, memang jujur saya nggak tahu, baru tahu kemarin. Tetapi segera akan kita lakukan perbaikan,” ujarnya.

Pramono mengungkapkan, Pemprov DKI telah menggelar rapat pada Rabu (22/7) dan kembali melanjutkan pembahasan pada Kamis (23/7) guna mempercepat proses perbaikan sekolah tersebut.

Ia juga berencana meninjau langsung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 bersama jajaran Pemprov DKI pada Jumat (24/7).

“Intinya adalah pendidikan bagi saya, pendidikan, kesehatan, dan sosial itu adalah hal yang paling mendasar yang harus diperbaiki di Jakarta,” ucapnya.

Untuk memastikan pembangunan dapat segera dimulai, Pramono mengatakan Pemprov DKI akan memanfaatkan sumber pembiayaan yang tersedia meski anggarannya belum tercantum dalam APBD maupun APBD Perubahan.

“Saya sudah memerintahkan walaupun anggarannya belum ada di APBD atau APBD Perubahan, kita bisa menggunakan dana-dana yang ada, salah satunya KLB (Koefisien Lantai Bangunan) dan sebagainya,” tuturnya.

Ia menegaskan keputusan terkait waktu dimulainya pembangunan akan segera ditetapkan.

“Intinya, hari ini nanti siang saya akan segera memutuskan kapan ini akan dibangun,” pungkasnya.

Reportase : Dimas A. Putra