Pramono Anung Serius Ingin Musnahkan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meninjau operasi penanganan ikan sapu-sapu di Jakarta Utara, Jumat (17/4). Foto: GPriority/Dimas A Putra Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meninjau operasi penanganan ikan sapu-sapu di Jakarta Utara, Jumat (17/4). Foto: GPriority/Dimas A Putra

Jakarta, GPriority.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk menekan populasi ikan sapu-sapu yang kian mendominasi sejumlah sungai di ibu kota.

Menurutnya, keberadaan ikan sapu-sapu tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta.

Dalam keterangannya, Pramono mengungkapkan pengalamannya saat menangani langsung ikan tersebut. Ia menyebut ikan sapu-sapu memiliki karakter unik, namun juga sangat tangguh bertahan hidup di lingkungan tercemar.

“Ikan ini sebenernya cute banget gitu, tadi saya menangani sendiri. Begitu dipegang di pura-pura lemes, padahal dia aktif sekali sehingga dia bisa bertahan di tengah kondisi sungai yang kotor. Sehingga kami secara masif mengurangi,” ujar Pramono usai meninjau operasi penanganan ikan sapu-sapu di Jakarta Utara, Jumat (17/4).

Ia menegaskan, penanganan tidak akan berhenti pada kegiatan seremonial semata. Upaya pengendalian akan dilakukan secara rutin dan diperluas dengan melibatkan petugas khusus di lapangan.

“Yang pertama, pasti akan dilakukan secara rutin dan diperluas. Karena tidak cukup hanya bersifat seremonial seperti ini, secara khusus kami akan menerjukan PPLH yang bertugas untuk mengurangi dominasi ikan sapu-sapu,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Pramono mengaku baru mengetahui bahwa ikan sapu-sapu memiliki kemampuan reproduksi yang sangat tinggi. Hal ini dinilai menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah dalam mengendalikan populasinya.

“Saya baru tau bahwa ikan sapu-sapu yang ditemukan lebih gemuk dan telurnya satu kali bertelur sekitar 300 sampai 3000, artinya ini yang menjadi PR Pemerintah Kota Jakarta, kami akan memerintahkan secara khusus untuk menangani,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menjadwalkan operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di seluruh wilayah pada Jumat, 17 April 2026.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Satuan Polisi Pamong Praja, hingga kelompok masyarakat pemerhati lingkungan.