Jakarta, GPriority.co.id – Menas Erwin Djohansyah, Direktur Utama PT Wahana Adyawarna, ditangkap oleh KPK di kawasan BSD, Tangerang Selatan, pada Rabu (24/9). Penangkapan ini merupakan bagian baru dari penyidikan kasus korupsi dan pengurusan kasus MA yang sebelumnya melibatkan Hasbi Hasan.
Kasus ini sangat penting karena dapat menunjukkan bagaimana dana mengalir, siapa yang bertanggung jawab atas dugaan suap, dan bagaimana pengurusan kasus di MA, lembaga yudikatif tertinggi di Indonesia.
Lantas, siapa Menas Erwin Djohansyah?
Menas Djohansyah tercatat sebagai Direktur Utama PT Wahana Adyawarna, yang berlokasi di Grand Slipi Tower di Jakarta Barat. Ia menjadi terkenal di masyarakat setelah disebut sebagai penyedia fasilitas mewah untuk Hasbi Hasan.
Menas Djohansyah tercatat sebagai Direktur Utama PT Wahana Adyawarna, yang berlokasi di Grand Slipi Tower di Jakarta Barat. Ia menjadi terkenal di masyarakat setelah disebut sebagai penyedia fasilitas mewah untuk Hasbi Hasan.
Sebelumnya, Menas gagal menghadiri pemanggilan jaksa penuntut umum dua kali, pada Juli dan Agustus 2025. Ia disebut dalam pemberitaan lokal sebagai pemberi suap kepada Hasbi Hasan. Meskipun demikian, catatan hukum sebelumnya kurang dikenal publik.
Menas tidak diborgol saat ditangkap dan sempat mengacungkan jempol ke media. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan mengenai masalah ini.
Pada 5 Desember 2023, nama Menas Erwin pertama kali muncul dalam persidangan Hasbi Hasan di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta. Sekretaris nonaktif MA, Hasbi Hasan, saat itu didakwa oleh JPU KPK menerima gratifikasi senilai Rp 630 juta untuk kepentingan pribadi, dari banyak rekanan, termasuk Menas Erwin, Direktur PT Wahana Adyawarna.
Dalam dakwaan terungkap, Menas Erwin Djohansyah menyewa kamar Hasbi Hasan nomor 510 di apartemen dengan istilah “SIO” senilai Rp 120.100.000.
Selanjutnya, Direktur Utama PT Wahana Adyawarna memberikan sewa dua kamar kepada Hasbi Hasan, yaitu kamar nomor 111 tipe junior suite dan kamar nomor 205 tipe executive suite, senilai total Rp 240.544.400. Selain itu, Menas Erwin Djohansyah menyewa kamar nomor 0601 dan 1202 tipe executive suite untuk Sekretaris MA, masing-masing senilai Rp 162.700.000.
Pewarta: Rizqi Juned
Editor: Dimas A Putra
