Puan Maharani Kecam Penyerangan KKB di Yahukimo

Jakarta, GPriority.co.id – Ketua DPR RI Puan Maharani mengecam keras penyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Jumat (21/3) lalu. Atas penyerangan ini satu orang guru meninggal dunia dan sejumlah tenaga kesehatan terluka.

“Dukacita mendalam saya sampaikan atas gugurnya guru di Papua akibat aksi tidak manusiawi ini. Serangan terhadap warga sipil, apalagi tenaga pendidik dan medis, adalah kejahatan kemanusiaan,” ujar Puan dalam keterangan resmi, Selasa (26/3).

Diketahui, korban tewas diidentifikasi sebagai Rosalia Rerek Sogen (29), guru sekolah dasar di Yahukimo. Sedikitnya tujuh orang lainnya guru dan tenaga kesehatan mengalami luka berat-ringan. KKB juga membakar sejumlah rumah dan sekolah.

Klaim bertanggung jawab datang dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), meski data korban masih simpang siur (1 tewas vs 6-7 korban).

Adapun sebanyak 46 guru dan tenaga kesehatan telah dievakuasi ke Wamena dan Sentani pada Sabtu (22/3).

Puan mendesak peningkatan pengamanan di daerah rawan konflik oleh TNI/Polri, serta pendekatan holistik lewat kombinasikan keamanan dengan program pemberdayaan masyarakat, juga dukungan psikososial untuk korban selamat dan keluarga korban tewas.

“Negara wajib menjamin keamanan warga, terutama di lokasi strategis seperti sekolah dan puskesmas,” ucapnya.

Puan menegaskan, masyarakat Papua berhak hidup tanpa ketakutan. Ia mendorong semua pihak mendukung perdamaian dan pembangunan berkelanjutan.

“Insiden ini harus jadi momentum memperkuat komitmen menciptakan Papua yang aman dan sejahtera,” tegas cucu Proklamator Bung Karno tersebut.

Editor: Novita Intan

Foto: Istimewa