Rayakan 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Iran-Indonesia Gelar Pameran Arsip Bersejarah

H.E. Mohammad Boroujerdi, Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia saat memberikan sambutan pada pembukaan pameran 75 tahun hubungan diplomatik Iran-Indonesia di TIM, Rabu (26/11)/Foto : GPriority/Nindya Farhah Azzahrah H.E. Mohammad Boroujerdi, Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia saat memberikan sambutan pada pembukaan pameran 75 tahun hubungan diplomatik Iran-Indonesia di TIM, Rabu (26/11)/Foto : GPriority/Nindya Farhah Azzahrah

Jakarta, GPriority.co.id – Dalam rangka merayakan 75 tahun hubungan diplomatik, Iran-Indonesia menggelar pameran arsip bersejarah. Pameran ini bertempat di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

Dengan bertajuk “Archives Exhibition on the Occasion of 75 Years of DIplomatic Relations Indonesia-Iran”, pameran ini menghadirkan dokumentasi sejarah serta budaya dari Iran-Indonesia.

“Iran menjadi salah satu negara pertama yang mengenali kekuasaan Indonesia. Dokumen yang tertampil di pameran ini berupa surat-surat, fotografi, serta rekod yang menceritakan sejarah dan budaya dari kedua negara,” ujar H.E. Mohammad Boroujerdi, Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia dalam sambutannya pada Rabu (26/11).

Boroujerdi menyebut, hubungan Iran-Indonesia sebenarnya telah terjalin sejak beribu-ribu, bahkan beratus-ratusan tahun lalu, meski hubungan diplomatik keduanya baru terjalin sejak 75 tahun lalu.

“Saya sangat senang hari ini, karena kami berada di sini untuk merayakan 75 tahun hubungan diplomatik antara Republik Islam Iran dan Republik Indonesia. Hubungan Iran dan Indonesia sebenarnya telah terjalin sejak beribu-ribu tahun yang lalu, bahkan mungkin beratus-ratus tahun lalu. Tetapi hubungan diplomatik baru terjalin 75 tahun lalu,” jelas Boroujerdi kepada wartawan.

Adapun pameran ini, sebut Boroujerdi, juga merupakan pertanda bahwa Iran dan Indonesia telah menjalin kerja sama yang terbaik, serta mempererat kembali hubungan antara Iran dan Indonesia.

“Pameran ini menunjukkan bahwa selama 75 tahun yang lalu, rekan-rekan pemimpin dan banyak orang dari Iran dan Indonesia telah melakukan yang terbaik, melakukan kerja sama terbaik antar dua negara. Dan hari ini, kami memiliki hubungan yang semakin baik dengan Indonesia. Kami sangat mengapresiasi,” ungkap Boroujerdi.

Baginya, semua arsip yang ada di pameran tersebut sangat membuatnya bernostalgia. Bahkan karena banyaknya arsip dokumen antara Iran-Indonesia, tak semuanya dapat ditampilkan dalam pameran tersebut.

“Ada ribuan dokumen dan kita harus memilih beberapa. Jadi apa yang anda lihat hanya sedikit dari banyaknya dokumen yang kita miliki, yang menunjukkan hubungan baik antara Iran dan Indonesia,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pameran 75 tahun hubungan Iran-Indonesia tersebut akan dibuka untuk umum pada 27 November-5 Desember, bertempat di lantai 2 Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada pukul 9 pagi hingga 8 malam.