Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Kemlu.go.id
Jakarta, GPriority.co.id— Pada 24 Agustus 2023 yang lalu, KBRI menyelenggarakan resepsi diplomatik dalam rangka HUT ke-78 Kemerdekaan Indonesia di Hotel Ritz Carlton Millenia, Singapura.
Resepsi ini dihadiri lebih dari 700 tamu yang terdiri dari pekabat pemerintah serta komunitas diplomatik di Singapura, dunia usaha, lembaga think tank, dan sahabat Indonesia. Acara tersebut mengangkat Kalimantan sebagai tema utama.
Dalam resepsi diplomatik, hubungan bilateral Singapura sebagai negara tetangga dengan Indonesia dinilai semakin kokoh dan kuat. Hal ini terlihat dari kedekatan Singapura dan Indonesia dari tingginya frekuensi kunjungan para pemimpin serta pejabat tinggi.
Selain itu, di bidang perdagangan, Singapura tetap menjadi mitra dagang paling strategis bagi Indonesia dan terbesar di ASEAN. Indonesia juga merupakan mitra dagang terbesar ke-2 Singapura di ASEAN dengan pangsa 17 persen dari total perdagangan.
Total nilai perdagangan bilateral pada tahun 2022 mencapai US$ 33,8 miliar, yang meningkat 24,6 persen year-on-year dibandingkan tahun 2021. Nilai ini tentu merupakan yang tertinggi ke-2 dalam lima tahun terakhir.
Selain perdagangan, kolaborasi yang dilakukan juga mencakup di bidang digital dan layanan kesehatan, yang juga meningkat antara kedua negara dengan sembilan perjanjian bisnis ke bisnis yang telah ditandatangani.
Kolaborasi yang kuat ini tidak hanya dilakukan sebagai hubungan bilateral yang saling melengkapi kepentingan nasional, namun juga berkontribusi pada tingkat regional dan global.
Dalam upaya menjaga stabilitas dan kemakmuran di tingkat nasional, Indonesia juga konsisten melakukan upaya untuk berkontribusi di tingkat regional dan global dengan berbagai cara.
Peran ini juga diangkui oleh Menteri Pembangunan, Mr. Desmond Lee dengan menyatakan pentingnya peran yang dimainkan Indonesia selama Presidensi G20 pada tahun 2022 dan ketua ASEAN tahun ini.
Selain itu, Indonesia juga membantu memajukan integrasi dan kerja sama ekonomi, di mana hal ini sangat berarti di tengah dunia yang penuh fragmentasi dan tantangan.
