Jakarta, GPriority.co.id – Mengkuti jejak Amerika Serikat dan Prancis, Indonesia dilaporkan akan segera kirim bantuan ke Gaza, Palestina, via udara.
Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (8/3) kemarin.
“Kita tadi melihat peragaan ngedrop bantuan yang akan kita segera lakukan di Gaza. Karena Indonesia merupakan salah satu negara yang diberi kesempatan untuk bisa memberikan bantuan ke Gaza,” kata Jokowi.
Bantuan kemanusian ini kabarnya akan dikirimkan dengan menggunakan pesawat Hercules, melalui jalur udara.
Sebelumnya, Presiden Jokowi juga sudah meninjau langsung simulasi pengiriman bantuan tersebut di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan.
Dalam simulasi tersebut, sejumlah pesawat Hercules dan helikopter melakukan aksi melepas heli box dari ketinggian tertentu.
“Ke rakyat Palestina dengan lewat udara, karena lewat darat sudah sulit. Kita coba terlebih dahulu kira-kira akan seperti apa dengan menggunakan pesawat Hercules. Kita akan segera bawa bantuan ke Gaza dan di-drop dari udara dengan pesawat Hercules kita. Tadi sudah disimulasi dan saya melihat hasilnya baik,” ujarnya.
Pemerintah Indonesia terus berkomitmen dalam memberikan dukungan kepada rakyat Palestina. Dengan bantuan ini, Indonesia berharap dapat meringankan beban yang dihadapi oleh masyarakat di Gaza.
Sebelumnya, Amerika Serikat untuk pertama kali meluncurkan bantuan untuk masyarakat Gaza pada Sabtu (2/3) lalu.
Bantuan tersebut dikirimkan ke masyarakat Gaza dengan memakai tiga pesawat militer tipe Hercules C-130.Berdasarkan informasi, Amerika Serikat menerjunkan sekitar 38 ribu makanan via udara.
Amerika Serikat juga bergabung dengan angkatan udara Yordania dalam misi mengirimkan bantuan kemanusiaan.
Dikabarkan, pada awal minggu ini, beberapa negara seperti Yordania, Mesir, UEA, Qatar, dan Prancis, akan mengirimkan bantuan kemanusiaan melalui udara ke berbagai wilayah di Jalur Gaza, Palestina. Tragedi perang kemanusiaan ini masih terus berlanjut.
Meski sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan, Israel nampaknya tetap gencar memberikan gencatan senjata.
Bahkan sebelumnya juga sempat ramai kabar bahwa Menteri Warisan Israel, Amichai Eliyahu, memberikan pernyataan agar bulan Ramadhan dihapus dari kalender.
Foto : Kementerian Agama
