Sertijab Menpora: Dito Ariotedjo Pamit, Erick Thohir Janji Lanjutkan Program Kemenpora

Sertijab Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2025–2029 dari Dito Ariotedjo kepada Erick Thohir/Foto Fifi Abdurahman Sertijab Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2025–2029 dari Dito Ariotedjo kepada Erick Thohir/Foto Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id – Proses serah terima jabatan (sertijab) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2025–2029 dari Dito Ariotedjo kepada Erick Thohir resmi dilakukan hari ini, Kamis (18/9).

Dalam pidatonya, Dito mengaku lega karena jabatan tersebut kini diemban Erick Thohir.

“Saya disini pak Erick lega, karena akhirnya pengganti saya adalah orang yang didunia olahraganya tidak perlu dipertanyakan lagi,” kata Dito Ariotedjo yang disambut tepuk tangan para tamu undangan.

Dito juga menyebut Erick sebagai gurunya di dunia olahraga. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak khawatir dengan kepemimpinan baru Kemenpora, sebab gaya kepemimpinan mereka hampir serupa.

Pada kesempatan tersebut, Dito berpamitan kepada seluruh jajaran Kemenpora dan menyampaikan permohonan maaf serta terima kasih atas kerja sama selama hampir tiga tahun terakhir.

Erick Thohir bersama para Menpora terdahulu/Foto Fifi Abdurahman
Erick Thohir bersama para Menpora terdahulu/Foto Fifi Abdurahman

Momen sertijab turut dihadiri para mantan Menpora, di antaranya Hayono Isman, Agung Laksono, Andi Mallarangeng, Zainudin Amali, dan Roy Suryo.

Dalam sambutannya, Erick Thohir mengaku kehadiran para mantan Menpora merupakan sebuah keindahan tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

“Alhamdulillah, kita lihat hari ini sebuah momen yang jarang terjadi di banyak negara, ketika serah terima jabatan dihadiri para tokoh penting. Itulah kultur yang kita bangun. Bayangkan, para senior datang dengan visi misi dan blueprint sebelumnya. Kenapa setiap pemimpin pengganti harus menggantinya. Padahal kalau ini di konsolidasi ini sebuah keindahan buat kita semua,” ucapnya.

Erick pun berjanji melanjutkan program dan kebijakan yang telah dirintis para pendahulunya, termasuk Dito.

“Jadi para senior, saya janji dan tentu khususnya pak Dito, apapun yang bapak-bapak sudah lakukan kita akan rapikan, kita akan review, kita akan jalankan sama-sama. Tidak ada perbendaan diantara kita,” pungkasnya.

Pewarta : Fifi Abdurahman