Jakarta, GPriority.co.id -Di beberapa negara, natal dirayakan dengan tradisi yang unik. Berikut ulasannya:
1. Yordania
Amman, ibu kota Yordania, hanya berjarak satu jam berkendara dari Betlehem tempat Yesus dilahirkan, kota ini memiliki banyak dekorasi dan perayaan meriah untuk merayakan musim tersebut.
Namun, di Yordania, umat Kristen adalah minoritas kecil dalam populasi dan hanya sekitar empat hingga enam persen dari populasi. Banyak gereja yang sepakat untuk merayakan hari raya bersama, pada tanggal 25 Desember.
Ada kesepakatan tentang tanggal tersebut karena Natal dirayakan pada hari yang berbeda di Gereja Ortodoks Timur dan Katolik Roma.
2. Finlandia
Sebelum merayakan Natal, yaitu pada Hari St. Lucia yang jatuh pada tanggal 13 Desember, gadis tertua harus melayani keluarga mereka.
Ia harus mengenakan jubah putih dan mahkota lilin. Setelah itu, ia melayani keluarganya dengan menghidangkan roti, kopi, atau anggur.
3. Belanda
Biasanya kado Natal dibagikan pada tanggal 25 desember, namun hal itu tidak berlaku jika kamu merayakan Natal di Belanda. Di sini, anak-anak mendapatkan kado Natal 20 hari lebih cepat dari anak-anak dunia lainnya.
Yup di Belanda, anak-anak mendapatkan kado natal mereka pada tanggal 5 desember. Selain kado natal yang datang lebih cepat, anak-anak di sini juga meninggalkan wortel di jendela rumah untuk memberi makan kuda Santa Claus. Dan sebagai ganti wortel itu, Santa Claus akan memberikan manisan untuk mereka.
4. Mesir
Hanya sekitar 15% dari populasi Mesir adalah Kristen. Kebanyakan orang Kristen di Mesir adalah dari Gereja Ortodoks Koptik, dan karenanya merayakan Natal pada tanggal 7 Januari.
Namun, beberapa orang Kristen adalah evangelis dan dominasi Kristen lainnya. Di Mesir, perayaan dimulai sekitar sebulan sebelum Natal, di bulan Koptik Kiahk, di mana lagu pujian khusus dinyanyikan pada Sabtu malam sebelum kebaktian Minggu.
Selama Masa Adven, umat Kristen Ortodoks Koptik mengikuti diet ketat dengan mengurangi makan daging ayam, daging sapi, susu, dan telur selama 43 hari.
Pada Malam Natal, kebaktian massal dapat berlangsung mulai dari jam 9 malam hingga sekitar jam 4 pagi.
5. Australia
Penduduk Nasrani di Negara Kangguru ini justru memilih menghabiskan waktu Natal di tempat-tempat terbuka seperti pantai.Sebab, perayaan Natal di sana terjadi saat musim panas.
Tak sekedar merayakan, mereka juga menggelar perlombaan yang biasanya diadakan di negara ini seperti perahu dayung, membuat istana pasir, hingga lomba voli.
6. India
India punya keunikan tersendiri loh dalam merayakan hari Natal. Keunikan tersebut adalah pohon Natal yang nggak biasa karena dibuat dari pohon mangga atau pohon pisang, berbeda pada umumnya yang menggunakan pohon cemara.
Rumah para warga di India pun akan dihiasi dengan menggunakan daun mangga ditambah dengan lampu minyak yang diletakkan di setiap atap rumah atau di atas tembok rumah masing-masing.
7. Irak
Umat kristen di Irak merayakan Natal dengan cara berkumpul dan saling bergandengan seraya menyalakan lilin. Kegiatan ini tuh dilakuin ketika malam Natal. Pada saat itu, akan diceritakan sebuah kisah tentang bagaimana Yesus lahir ke dunia.
Pastinya sesuai bayangan ya, momen ini akan terasa sangat hangat ketika mereka berkumpul dengan bergandengan dan menyalakan lilin. Setelah cerita tentang Yesus dibacakan, mereka melanjutkan acara dengan mengadakan pembakaran duri-duri dari semak.
Acara itu menjadi simbol dan arti penting bagi umat kristen di Irak karena jika duri terbakar habis dan berubah menjadi abu, artinya keberuntungan akan menghampiri mereka ketika tahun baru.
Nah kalau apinya sudah mati, maka setiap orang yang berada pada acara itu akan melompat-lompat di atas permukaan abu sisa pembakaran sebanyak tiga kali sambil meminta permohonan dan doa. Itu dipercaya doa yang mereka bacakan akan dikabulkan. Khidmat banget ya Natal di Irak ini
Dari 7 negara yang sudah disebutkan diatas, kira-kira negara mana yang tradisinya paling menarik menurut kamu? (srw.foto: istimewa)
