Penulis : Ponco | Editor : Lina F | Foto : BMKG
Jakarta, Gpriority.co.id – Suhu panas mencapai 36-37 derajat diperkirakan terjadi pada beberapa wilayah Indonesia. Penyebabnya, selain dinamika atmosfer yang tidak biasa hampir di seluruh wilayah Asia, Indonesia juga mulai memasuki musim kemarau. Lantas bagaimana kita menjaga kesehatan di tengah kondisi panas tersebut? Gpriority membaginya untuk anda.
Dalam rilisnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengajak masyarakat untuk waspada ketika berada di luar ruangan dengan tetap menjaga agar tubuh tetap sehat. Juru bicara Kemenkes, dr. Mohammad Syahril memberikan tips bagaimana seharusnya seseorang menjaga kesehatan di tengah kondisi suhu panas.
Pertama menurutnya, harus mencegah dehidrasi dengan minum air yang banyak tanpa menunggu haus. Kedua dengan menghindari minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol, dan minuman manis. Ketiga, menghindari kontak dengan sinar matahari secara langsung, caranya menggunakan topi atau payung. Keempat, memakai baju yang berbahan ringan dan longgar. Kelima, menghindari penggunaan baju berwarna gelap agar tidak menyerap panas.
Keenam, agar berteduh diantara jam 11 pagi – 3 siang. Ketujuh, tidak meninggalkan siapapun di dalam kendaraan dalam kondisi parkir baik dengan jendela terbuka maupun tertutup. Kedelapan, menggunakan sunscreen minimal 30 SPF pada kulit yang tidak tertutup oleh baju sebelum keluar rumah. Sembilan, menyediakan botol semprot air yang dingin di dalam kendaraan.
Hal lain yang harus diperhatikan juga ialah mewaspadai kondisi jika muncul gejala keringat berlebih, kulit terasa panas dan kering, serta rasa berdebar atau jantung terasa berdetak lebih cepat. Anda juga harus waspada jika kulit terlihat pucat, kram pada kaki maupun abdomen, mual, muntah dan pusing. Termasuk urine yang sedikit dan bewarna kuning pekat. Menurut Syahril, kalau muncul gejala tersebut, dinginkan tubuh dengan kain basah atau sponge basah pada pergelangan tangan, leher, dan lipatan tubuh lainnya serta banyak minum air. Jika masih bergejala, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan.
