Jakarta, GPriority.co.id – TikTok semakin menjadi pilihan utama sebagai sumber media hiburan dan informasi bagi Generasi Zilenial (Gen Z), sedangkan posisi Google sebagai tempat pencarian berita mengalami penurunan. Menurut survei Pew Research Center yang menunjukkan bahwa sekitar 43 persen pengguna TikTok mengaku secara rutin mencari informasi dan berita dari TikTok. Angka ini meningkat dari 22 persen pada survei serupa pada tahun 2022 lalu.
Hal ini menjadi kecenderungan Gen Z untuk mencari hiburan dan informasi melalui TikTok. Sebelumnya telah terungkap dalam penelitian oleh Morning Consult dalam Laporan dari firma yang menyebutkan adanya pertumbuhan signifikan pada TikTok. Hingga Februari 2023, 14 persen Gen Z mengaku mencari informasi melalui TikTok. Pengguna Google pada anak muda tercatat mencapai 39 persen.
Salah seorang pengguna aktif TikTok, Nalya Eka (18) mengatakan bahwa Platform TikTok saat ini sangat menjadi andalan untuk mencari hiburan dan sebuah informasi detail dibanding Platform media lainnya.
“Saya lebih pilih ke Tiktok kebanding Google atau media lainnya, karna di TikTok untuk mencari hiburan dan informasi itu cukup jelas melihat dari isi konten dan isi komentarnya untuk mendukung informasi lebih detail,” ungkap Nalya saat diwawancarai oleh GPriority, Selasa (19/12).
Menurut Nayla, bahasa Google cenderung kurang dimengerti untuk kalangan Gen Z.
“Karena kebanyakan bahasa Google ini gak bisa sembarang dan baku jadi agak susah di cermati,” tambahnya.
Hal senada disampaikan, Afhan Hanan (20) yang juga pengguna aktif TikTok. Ia mengaku bahwa trend yang sedang hangat sangat mudah di cari di Tiktok.
“Mencari yang sedang hangat dan terkini, gampang kalau di Tiktok, misal yang baru – baru ini itu ‘debat capres pertama’ informasinya lebih singkat dan ada short video jadi lebih menarik, walaupun banyak yg dipotong – potong, tapi cari yang official buat kita makin percaya, trend-trend terkini lebih gampang dan tersusun juga kalo di TikTok semuanya ada,” ucapnya.
“Karena TikTok ini lebih efisien semuanya ada, apalagi kalo TikTok ini bisa langsung di upload ketika emang itu masih hangat, beda sama google yg ketinggalan start duluan sama Tiktok yang udah lebih dulu menyebar informasi tersebut,” sambungnya.
Menjawab permasalahan tersebut, penulis mengamati jika media tradisional perlu berinovasi untuk menyajikan informasi dalam format yang lebih menarik dan relevan dengan minat Gen Z. Media tradisional juga perlu membangun komunitas yang aktif dan kreatif untuk menjangkau minat Gen Z.
Adapun saat ini popularitas TikTok sebagai sumber hiburan dan informasi untuk Gen Z diperkirakan akan terus meningkat di masa mendatang. Hal ini akan menjadi tantangan bagi media-media tradisional, seperti media berita online atau cetak dan televisi.
Foto : Istimewa
