Penulis : Haris | Editor : Lina F | Sumber Foto: Kementan
Jakarta,GPriority.co.id-Dalam rangka meningkatkan produksi serta produktivitas perkebunan sawit, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Perbenihan Perkebunan meluncurkan aplikasi Bank Benih Perkebunan Peremajaan Sawit Rakyat (BABE-Bun PSR).
Aplikasi tersebut merupakan wadah bagi pelaku usaha dan pekebun sawit untuk berinteraksi serta memberikan informasi mengenai benih dengan mudah dan cepat.
“Peran benih unggul bermutu bersertifikat sangat penting karena dapat mempengaruhi produksi usaha perkebunan,” ucap Direktur Perbenihan Perkebunan Kementan Gunawan dalam siaran persnya, Minggu (12/3/2023).
Gunawan menjelaskan, benih yang tidak bermutu akan menyebabkan produktivitas perkebunan rendah. Maka dari itu, perlu dilakukan langkah-langkah strategis dalam mendorong penggunaan benih bermutu.
“Agar upaya penyediaan benih sawit berjalan dengan baik, tepat waktu, tepat harga, tepat varietas, maka perlu dipetakan kembali lokasi sumber benih, lokasi produsen, dan pekebun dalam sebuah ekosistem bisnis,” jelasnya.
Gunawan menambahkan, peran produsen benih kelapa sawit dalam peningkatan mutu benih sangat penting. Sebab, mereka adalah mata rantai utama dalam proses produksi benih unggul bermutu sebelum sampai ke pekebun.
“Untuk itu, dibutuhkan kompetensi produsen benih dalam aspek teknis maupun aspek lainnya yang dimuat dalam peta kompetensi,” katanya.
Oleh karenanya, kehadiran aplikasi BABE-Bun PSR dinilai sangat penting untuk menjembatani produsen benih hingga pekebun.
