Jakarta, GPriority.co.id – Produsen mobil asal Jepang, Toyota berencana mengembangkan teknologi roket luar angkasa. Rencana ini merujuk kepada Elon Musk yang memiliki perusahaan otomotif Tesla sekaligus mendirikan SpaceX yang bergerak di bidang teknologi luar angkasa.
“Berbicara tentang langit, kami juga menjelajahi roket. Karena masa depan mobilitas seharusnya tidak terbatas hanya pada bumi, atau hanya satu perusahaan mobil,” Chairman Toyota Akio Toyoda di ajang CES 2025, mengutip Antara, Selasa (7/1).
Namun, Toyoda enggan menjabarkan rincian apa pun mengenai proyek pengembangan roket ini kecuali menunjukkan rendering roket yang dirancang oleh Interstellar Technologies, sebuah perusahaan penerbangan luar angkasa asal Jepang yang mengerjakan kendaraan kecil yang dibuat untuk meluncurkan satelit ke luar angkasa.
Disisi lain, dia dan eksekutif lainnya menguraikan bahwa perusahaan bekerja sama dengan Interstellar Technologies untuk mengeksplorasi jaringan telekomunikasi untuk mendukung kebutuhan Woven City, sebuah purwarupa kota yang terletak di atas lahan seluas 175 hektar di kaki Gunung Fuji yang dirancang untuk menjadi laboratorium hidup.
Para eksekutif perusahaan juga mengkonfirmasi bahwa Woven by Toyota telah menggelontorkan dana sebesar 7 milyar yen, atau sekitar Rp716 milyar untuk berinvestasi ke Interstellar Technologies.
Mobil asal Jepang itu pertama kali mengumumkan rencana untuk membangun Woven City pada tahun 2020 dan mengumumkan pada hari Senin (6/1) bahwa fase pertama saat ini telah dibuka.
“Ketika Anda berpikir tentang mobil yang akan terus bergerak, Anda perlu memiliki telekomunikasi yang sesuai. Ini berarti bahwa komunikasi tidak boleh terganggu dan harus mencapai komunikasi yang tanpa batas,” kata CEO Woven by Toyota Hajime Kumabe dikutip GPriority.
Lebih lanjut, Kumabe juga menyebutkan bahwa lokasi Woven City berada di wilayah pegunungan, sehingga tepat untuk mengeksplorasi infrastruktur jaringan komunikasi yang sesuai untuk mendukung kendaraan otonom.
Foto: Dok.Toyota Astra
