Ada yang baru di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang. Bandara ini menjadi tempat pertama yang sediakan ruang multisensory. Sebuah ruang yang dihadirkan sebagai salah satu fasilitas penunjang kenyamanan para penumpang. Multisensory Room khusus dihadirkan untuk anak berkebutuhan khusus. Ini guna berikan rasa aman, tenang dan nyamanan bagi perjalanan penerbangan anak disabilitas.
Ruangan ini dibangun dengan luas 3,6 x 10 meter, memiliki 2 tipe ruangan; ruangan putih (white room) dan ruangan hitam (black room). Masing-masing ruangan miliki manfaatnya sendiri. Untuk ruangan putih, dikhususkan untuk ciptakan rasa aman bagi anak disabilitas. Sedangkan, di ruangan hitam, anak akan diperkenalkan pemahaman mengenai hubungan sebab-akibat. Multisensory dilengkapi berbagai pernak-pernik dengan warna yang beragam, sehingga anak pun merasa senang dan tertarik berada di dalamnya.
Multisensory Room hadir berikan solusi dalam mengontrol dan menurunkan emosi penyandang autisme yang akan melakukan penerbangan. Di dalam ruangan ini, mereka bisa nikmati fasilitas; seperti bean bag, permainan-permainan yang dikhususkan bagi anak berkebutuhan khusus, dan ada petugas yang bersedia mendampingi. Jangan khawatir ketinggalan jadwal keberangkatan, karena di dalam ruangan ini tersedia pula informasi terkait jadwal pesawat. Petugas pun dengan sigap membantu anak berkebutuhan khusus untuk sampai di dalam pesawat.
Fasilitas yang ada di Bandara Ahmad Yani diapresiasi Wakil Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Baginya ini adalah langkah tepat dalam berikan rasa kemudahan bagi orang tua dengan anak berkebutuhan khusus dan disabilitas. Ia berharap, semoga ruangan Multisensory dapat dihadirkan di fasilitas umum lainnya.(Ega.Foto.HumasJendAhmadYani)
