YouTube Hapus 9 Juta Video di Seluruh Dunia, Indonesia Juga Termasuk!

Jakarta, GPriority.co.id – Platform streaming video milik Google, YouTube, membuat pernyataan pada Selasa (26/3) kemarin, terkait penghapusan 9 juta video di seluruh dunia dalam kurun Oktober-Desember 2023, akibat pelanggaran kebijakan atau pedoman komunitas.

Dalam sebuah pernyataan, pihak YouTube mengatakan bahwa kebijakan ini dilakukan agar pengguna dapat terhindar dari konten-konten berbahaya, baik secara isi maupun jika dikaitkan dengan umur para pengguna. Terutama anak-anak.

“Pedoman Komunitas YouTube diterapkan secara konsisten di seluruh dunia, terlepas dari siapa pengunggahnya, di mana konten tersebut diunggah, atau bagaimana konten tersebut dibuat,” ungkap pihak YouTube.

Dalam pernyataan tersebut, pihak YouTube juga menambahkan bahwa konten video dihapus secara global. Pelanggaran kebijakan ini diidentifikasi menggunakan kombinasi pembelajaran mesin dan peninjau manusia (mesin AI).

Mengejutkannya, lebih dari 96 persen video yang sekarang dihapus secara global pada awalnya diidentifikasi oleh AI, bukan oleh manusia. YouTube juga mengklaim bahwa lebih dari 53 persen video tersebut telah dihapus bahkan sebelum video tersebut pertama kali ditonton. Lebih dari 27 persen video tersebut dihapus dalam rentang satu hingga 10 kali penayangan.

“YouTube menghapus lebih dari 20 juta saluran pada Q4 (kuartal 4) 2023 karena melanggar Pedoman Komunitas kami (secara global). Sebagian besar saluran ini dihentikan karena melanggar kebijakan spam kami, termasuk menghindarkan akan tindakan penipuan yang tidak terbatas, metadata atau thumbnail yang menyesatkan, juga spam video dan komentar,” tambah pihak YouTube dalam pernyataannya.

Adapun daftar 4 negara yang videonya dihapus oleh YouTube, adalah sebagai berikut :

1. India
Jumlah video terbanyak yang dihapus adalah dari negara India. Ada sebanyak 2,2 juta video yang tidak memenuhi pedoman komunitas YouTube.

2. Singapura
Sebanyak 1,24 juta video asal Singapura, dihapus untuk melindungi kepentingan para pengguna YouTube.

3. Amerika Serikat
Lebih dari 780 ribu video telah dihapus di Amerika Serikat. Video yang dihapus tersebut adalah karena melanggar norma komunitas pada pada parameter seperti konten merugikan atau berbahaya, keselamatan anak, serta konten dengan grafis atau gambaran kekerasan.

4. Indonesia
Indonesia berada di urutan keempat, karena sebanyak 770 ribu video asal Indonesia, telah dihapus di YouTube. Video-video tersebut dihapus karena melanggar norma komunitas pada parameter seperti konten merugikan atau membahayakan, keselamatan anak, konten kekerasan atau grafis, konten dewasa dan seksual, misinformasi, dan lainnya.

Foto : Variety