Yuk Budidaya Vanili yang Punya Harga Fantastis, 1 Kilogram Bisa Capai Rp2,4 Juta!

Jakarta, GPriority.co.id – Vanili atau biasa juga disebut vanilla, merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki aroma harum dan manis. Tanaman yang memiliki nama latin ‘Vanilia Planifola’ ini, juga menghasilkan bubuk vanili. Bentuk buah penghasil bubuknya bahkan berbentuk seperti kacang polong.

Faktanya, tanaman vanili merupakan komoditas nomor 2 termahal di dunia setelah saffron yang juga tak kalah terkenal di dunia kesehatan. Saat ini kebutuhan vanili di global pun perlu diakui jumlahnya cukup luar biasa, hingga mencapai 10.000 ton per-tahun.

Salah satu kelebihan menanam vanili, yaitu bisa dilakukan dimanapun, dan tidak butuh lahan khusus. Sehingga, ketika anda tertarik untuk menanam vanili, bisa dikatakan akan sangat minim kendala atau hambatan. Bahkan menanam vanili juga bisa dilakukan di teras rumah anda. Atau jika ingin menanam tumbuhan di belakang rumah dan samping rumah, vanili dapat menjadi salah satu alternatifnya.

Jika terdapat balkon tinggi di rumah anda, vanili juga bisa ditanam disana. Ketika panen vanili dan dikeringkan, kelebihannya adalah bisa dijual kapanpun. Vanili bisa dikatakan sebagai tanaman investasi.

Dilansir dari Dinas Pertanian Kulon Progo, berikut ini beberapa tips untuk anda yang ingin budidaya vanili.
• Untuk proses pertumbuhan tanaman vanili, dibutuhkan suhu hangat, antara lain 18-23 derajat celcius.
• Usahakan agar tanah pada lahan tempat anda menanam vanili memiliki tingkat gembur atau kering yang cukup. Jangan sampai kurang gembur.
• Gunakanlah pupuk kandang atau kompos.
• Stek vanili yang berkualitas dan layak tanam, adalah yang memiliki panjang 30-40cm.
• Stek vanili yang diambil harus dari batang yang tua.

Dilansir dari laman resmi RRI, untuk bisa mendapatkan hasil vanili yang memuaskan, anda bisa memilih media berupa pot. Media yang satu ini banyak digunakan oleh petani vanili untuk mendapatkan vanili yang baik. dan pot ini bisa ditaruh di halaman depan rumah anda.

Komposisi media tanam untuk tanaman vanili ini juga harus memiliki bahan yang tidak mudah hancur, misalnya adalah serat dari serabut kelapa. Antara pupuk dan bahan tersebut harus seimbang yaitu 50 : 50.

Tanaman vanili memiliki harga fantastis. Bahkan 1 kilogram harganya bisa mencapai Rp2,4 juta. Lalu mengapa tanaman vanili berharga fantastis? Hal ini karena budidayanya terbilang rumit. oleh karena itu harganya menjadi mahal. Membudidayakan tanaman tersebut bisa menjadi jalan peningkatan ekonomi lokal. Banyak petani kecil dan komunitas bergantung pada komoditas ini sebagai sumber penghasilan utama mereka.

Foto : Lindungi Hutan