Amerika Serikat, GPriority.co.id – Sebuah survei dari Talker Research di Amerika Serikat mengungkap 10 film bertema natal dan liburan yang paling dibenci di 2025. Mengejutkannya, diurutan pertama merupakan film yang paling ikonik dan disukai di berbagai negara.
Dilansir dari laporan NY Post, film “Home Alone 3” menjadi film bertema natal dan liburan yang paling dibenci, berdasarkan survei terhadap 2.000 warga Amerika Serikat. Dalam survei tersebut, sekuel Home Alone tanpa karakter Kevin McCallister yang diperankan Macaulay Culkin ini mendapat nilai tertinggi 31 persen.
Sementara di posisi kedua, 27 persen responden sepakat film komedi keluarga karya Jim Carrey, “How the Grinch Stole Christmas”, menjadi film bertema natal yang mereka sukai sekaligus mereka benci. Berlanjut di posisi ketiga, ditempati oleh film klasik liburan Arnold Schwarzenegger di tahun 1996, “Jingle All The Way” dengan nilai 19 persen, diikuti film “Christmas with the Kranks” tahun 2004, dengan nilai 18 persen.
Sementara film “Fred Claus” mengisi urutan ke 6 dengan skor 14 persen, “The Knight Before Christmas” di urutan ke 7 dengan skor 12 persen, “Deck the Halls” di urutan ke 8 dengan skor 11 persen, “The Christmas Chronicles 2 di urutan ke 9 dengan skor 11 persen, serta “The Holiday” di urutan terakhir dengan skor 11 persen.
Tak hanya deretan film yang dibenci, survei tersebut juga meminta responden untuk memilih film-film terbaik di tahun 2025. Menurut jejak pendapat tersebut, film adaptasi live-action Disney, “Lilo & Stitch” menjadi favorit warga Amerika di tahun ini dengan skor 20 persen.
Film terbaik kedua tahun 2025 adalah “Jurassic World: Rebirth,” yang meraih skor mengesankan sebesar 19%, sementara film superhero masih berada di masa kejayaannya, dengan “Superman” meraih posisi ketiga (17%), dan “Wicked: For Good” (17%) berada di posisi selanjutnya.
Sementara “Sinners” (17%) dan “Final Destination: Bloodlines” (16%) juga mendapat skor tinggi, dan “Mission: Impossible — The Final Reckoning” menerima suara peringkat kesembilan (13%).
Namun ada satu yang mengejutkan. Film action-thriller karya Paul Thomas Anderson, “One Battle After Another,” hanya mendapat 4% suara dari panel sebagai salah satu pilihan mereka untuk tahun 2025.
