15 Negara Eropa Dilaporkan Kekurangan Tenaga Kerja

15 Negara Eropa Dilaporkan Kekurangan Tenaga Kerja 15 Negara Eropa Dilaporkan Kekurangan Tenaga Kerja

Jakarta, GPriority.co.id – Sebanyak 15 negara eropa dilaporkan kekurangan tenaga kerja pada tahun 2024. Bahkan hal ini sudah masuk ke dalam tingkat paling parah sepanjang sejarah.

Menurut data, tingkat ketenagakerjaan mencapai rekor tertinggi sebesar 74,6% dengan jumlah pekerja 213,7 juta orang. Sementara tingkat pengangguran turun ke level terendah sebesar 6,2% dan pengangguran kaum muda turun menjadi 14,5%.

Sayangnya, dibalik itu eropa kini menghadapi kekurangan tenaga kerja di berbagai sektor dan tingkat keterampilan. Diantaranya seperti pada industri sains, industri teknologi, industri teknik, industri matematika, industri kesehatan, dan industri konstruksi.

Beberapa penyebab utamanya, yaitu :

– Diperkirakan populasi usia kerja di Uni Eropa akan menyusut dari 272 juta pada tahun 2009, menjadi 258 juta pada tahun 2030.

– Banyak pekerja yang tidak memiliki keterampilan yang sesuai karena adanya transisi ke ekonomi digital dan hijau.

– Pembatasan imigrasi dan dampak Brexit yang memperburuk kekurangan tenaga kerja di beberapa negara.

– Serta beberapa negara menghadapi kekurangan keterampilan teknis karena sistem pendidikan yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Adapun 15 negara eropa yang terdampak diantaranya :

1. Jerman

2. Inggris Raya

3. Prancis

4. Spanyol

5. Italia

6. Polandia

7. Belanda

8. Belgia

9. Swedia

10. Norwegia

11. Finlandia

12. Austria

13. Republik Ceko

14. Denmark

15. Irlandia

Dengan tingginya permintaan tenaga kerja, peluang bekerja di eropa pun semakin terbuka bagi para pekerja asing yang memiliki keahlian sesuai kebutuhan industri.

Foto : Dok. Infomigrants