18 Negara Geruduk Bali

Seiring dengan dibukanya kembali penerbangan internasional ke Bali 14 Oktober mendatang, Pemerintah akan memperbolehlan 18 negara masuk ke Indonesia.

Hal tersebut diungkap, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan saat konferensi pers daring Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin (11/10/21).

Daftar negara-negara tersebut akan diumumkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri yang akan segera dirilis.

“Mengenai negara-negara yang bisa masuk Indonesia, ada 18 negara, nanti akan diumumkan secara terpadu dan dalam surat edaran Menteri Dalam Negeri,” katanya.

Meskipin negara-negara tersebut tidak disebutkan, Luhut mengatakan Singapura tak termaauk dalam daftar negara yang diperbolehkan. Sebab Singapura menurutnya belum memenuhi standar WHO yaitu level 1 dan 2.

“Nama negara yang akan diumumkan ada 18 negara, saya kira Singapura belum termasuk karena belum memenuhi persyaratan atau standar level 1, level 2 sesuai dengan WHO,” katanya.

Luhut menuturkan, situasi pandemi Covid-19 terus menunjukkan perbaikan, dalam sepekan terakhir tercatat kasus konfirmasi harian nasional turun hingga 98,4 persen. Begitu pula kasus konfirmasi harian di Jawa-Bali yang turun hingga 98,9 persen dari posisi puncak pada 15 Juli lalu.

Ada pun per Minggu (10/10/21) tercatat penambahan kasus kematian akibat Covid-19 sebanyak 39 orang.

Meskipun, sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi, Luhut mengajak segenap masyarakat agar tidak terlena dan tetap waspada menerapkan protokol kesehatan.

“Presiden kembali mengingatkan kepada kami para pembantunya, agar jangan terjadi lepas kendali di tengah situasi sekarang ini. Pertahankan kasus serendah mungkin dalam waktu yang lama dan harus secara konsisten,” tutupnya. (Dw.foto.dok.pribadi)

Related posts