Bartim,Gpriority.co.id-Dilansir dari laman resmi media sosial Pemkab Barito Timur, ada 3 desa wisata yang masuk dalam ajang Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2022.
Desa yang dimaksud adalah Desa Wisata Taman Anggrek Hitam Magaram Persada Desa Siong, Desa Wisata Patai Suku Hawa (PASUHA) dan Desa Wisata DAM Turan Amis.
Menurut laman tersebut, ke-3 desa tersebut memiliki keunggulan. Untuk Desa Wisata Taman Anggrek Hitam Magaram Persada Desa Siong, Kemenparekraf menilai memiliki keunggulan di sektor anggrek yang tumbuh secara alami.Mayoritas anggrek sudah tumbuh secara alami di lokasi ini sejak beberapa puluh tahun siliam.
Lokasi lahan dan luasan areal pelestarian anggrek terletak didalam wilayah Desa Siong jalan negara Desa Siong.menuju arah Bangkuang Kecamatan Karau Kuala, Barsel (Sekitas 4 km dari pusat Desa).
Sedangkan luasan areal pelestarian ini sekita 9,8 hektar yang terdiri hutan alami dan sebagian kecil daerah basah/rawa.
Sedangkan varian anggrek yang dapat ditemukan di lokasi ini adalah Colegyn Pandurata (Anggrek Hitam)Anggrek Merah (Anggrek Rirung), Kantong Semar (Gintuwung) dan ada beberapa yang lain yang belum diketahui namanya.
Namun jenis anggrek yang paling dominan di kebun anggrek alami ini adalah anggrek hitam dan anggrek rirung.
Selain itu di lokasi ini juga tumbuh berbagai tanaman obat seperti Pasak bumi, Sirih merah dan kemungkinan masih ada tanaman obat yang lainnya.
Desa Wisata Patai Suku Hawa (PASUHA) merupakan wisata yang bertemakan wisata alam susur sungai menggunakan jukung (perahu kayu).Pesona wisata ini menjadi kebanggaan masyarakat pulau patai dan para kaula muda yang suka menikmati keindahan hutan yang masih asri dan terjaga.Jika beruntung Anda dapat menyaksikan aneka satwa langka seperti orang Utan, Bekantan, Burung Enggang, Burung Ranggok, Burung Tiung dan satwa lainnya.
Wisata alam susur inilah yang menjadikan PASUHA masuk 500 besar ADWI 2022.
Terakhir, Desa Wisata DAM Turan Amis.Masuknya Desa yang terletak di Kecamatan Raden Batuah di 500 besar ADWI 2022 bukanlah hal yang mengejutkan karena dalam ajang lomba desa wisata tingkat nasional yang digelar KemendesPDTT, DAM Turan Amis masuk dalam jajaran 14 besar.
Menurut Staf dari Kementerian Kemenparekraf Iwan Suswadi, yang menjadi salah satu poin penilaian besar adalah, keterlibatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam pengelolaan obyek wisata Dam Turan Amis.
“Kami sendiri sangat respek bahwa Bumdes punya peran optimal dalam hal ini. Sehingga kami menilai sangat layak, jika ada investor yang menanamkan saham dalam pengelolaan lokawisata Dan Turan Amis, sehingga bisa lebih maksimal dan profesional,” tutur Iwan Suswadi yang wilayah kerjanya mengcover Kabupaten Barito Timur.(Hs.Foto.dok.Bartim)
