4 Alasan Live Action Snow White Kurang Diminati Pasar Film

4 Alasan Live Action Snow White Kurang Diminati Pasar Film 4 Alasan Live Action Snow White Kurang Diminati Pasar Film

Jakarta, GPriority.co.id – Snow White versi live action dari Disney, resmi dirilis pada 19 Maret lalu. Film ini menambah jajaran film live action dari perusahaan film tersebut.

Sayangnya, live action Snow White kurang diminati pasar film. Bahkan pendapatan domestiknya hanya mencapai USD 44 juta. Hal ini menjadikan Snow White masuk ke dalam daftar film live action Disney dengan performa terburuk.

Lalu, apa penyebab live action Snow White kurang diminati pasar film?

Dilansir dari berbagai sumber, setidaknya ada beberapa alasan yang membuat film ini sepi penonton.

1. Kontroversi Pemain

Pertama, kontroversi terkait pemilihan Rachel Zegler dan Gal Gadot sebagai pemeran utama. Rachel Zegler sempat menuai kontroversi saat menyebut Snow White versi original terlihat aneh, karena fokus pada kisah percintaan karakter Snow White dan sosok pangeran yang menjadi penguntit.

Penggunaan CGI pada 7 kurcaci atau seven dwarfs juga menuai kritik. Banyak publik lebih menginginkan karakter tersebut dimainkan oleh aktor-aktor kurcaci di dunia nyata.

2. Unsur Politik

Gal Gadot dikenal sebagai sosok yang sangat vokal mendukung Israel di tengah konflik Palestina-Israel. Sementara Rachel sempat menyuarakan “Free Palestine” di media sosial. Isu ini pun terbilang sangat sensitif di mata publik.

3. Dapat Ulasan Negatif

Ditambah lagi, live action Snow White nampaknya tak bisa memenuhi ekspektasi banyak orang, terlebih penggemarnya. Kritik di Rotten Tomatoes mengatakan jika film ini gagal memberikan treatment yang ideal dari source material-nya. Kendati demikian, performa Rachel Zegler mendapat banyak pujian.

4. Budget Bengkak

Film ini sebenarnya sudah dikembangkan cukup lama, bahkan proses syutingnya sudah rampung sejak lebih dari 2 tahun yang lalu. Sayangnya, proses penundaan perilisannya karena efek pandemi dan reshoots yang berkali-kali, membuat budget film live action Snow White membengkak.

Sebagai perbandingan, jika live action Cinderella menghabiskan dana USD 90 juta, live action Snow White dalam pembuatannya menghabiskan anggaran hingga USD 250 juta. Sebuah perbandingan yang cukup signifikan, sayangnya live action Snow White tak lebih baik daripada live action Cinderella.

Foto : Dok. Disney