6 Distrik di Kabupaten Merauke Masuk Zona Merah

Kasus Covid-19 kembali meningkat di beberapa daerah di Indonesia. Salah satunya di Kabupaten Merauke Provinsi Papua. Hal tersebut di sampikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr Neville Muskita, yang membenarkan terjadi peningkatan jumlah penderita Covid-19 di Kabupaten Merauke yang cukup drastis belakangan ini. Kenaikan kasus ini disinyalir oleh klaster baru dari para pelaku perjalanan.

Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 akhirnya aktif kembali setelah sempat vakum karena Merauke telah dianggap sebagai wilayah zona hijau.

Satgas Covid-19 Merauke juga telah mengambil langkah-langkah terkait dengan rencana Pemberlakuan Pembatas Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Merauke serta kembali membuka hotel sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Merauke.

“Satgas Kabupaten sudah melakukan rapat terkait dengan PPKM Mikro, kemudian kemungkinan kita akan lockdown, tapi kita masih menunggu petunjuk pimpinan,” ujar Neville Muskita, dikutip dari Berita RMOLPapua, Jumat (25/6/2021).

Untuk mencegah varian baru Covid-19 masuk ke kabupaten Merauke, Dinas Kesehatan juga mengirim sampel pasien Covid-19, yang dicurigai mengidap Covid-19 varian baru ke Jakarta.

Berdasarkan rilis resmi dari Satgas Covid-19 Kabupaten Merauke sampai Jumat (25/6) pukul 14.00 WIT, jumlah penderita Covid-19 di wilayah tersebut mencapai 194 orang dengan kumulatif 1.117 orang, dan jumlah orang yang meninggal dunia karena Covid-19 mencapai 58 orang.

Perlu diketahui 6 distrik di kabupaten Merauke yang saat ini masuk zona merah antara lain distrik Semangga, Tanah Miring, Kurik, Merauke, Elikobel, dan Jagebob.(Sof.Foto.Istimewa)

Related posts